Astaga! di Depan Masjid, Wanita Seksi Ini Menari Sambil Disawer Penonton

- Senin, Maret 27, 2017
advertise pemkab bone
BONEPOS, SOPPENG - Ratusan warga yang menyaksikan penutupan Jelajah Alam Latemmamala Adventure Part II heboh bukan main pada Minggu, Sore 26 Maret 2017. Mereka tidak menduga kalau acara penutupan event trail itu bakal disuguhi tarian seksi, apalagi kegiatan itu berlangsung tidak jauh dari Masjid Raya Soppeng.

Berdasarkan pantaun Bonepos.com, suasana penutupan yang semula biasa-biasa saja berubah jadi "panas" setelah muncul tiga wanita layaknya pencuci mobil atau yang biasa disebut sexy car wash, berpakaian minim dan berjoget diatas mobil pesera off road sambil diiringi music DJ (Disc Jockey) yang dibawakan oleh Female Dj Keisya asal Bandung..

Ratusan peserta off road yang hadir dalam acara penutupan event yang digelar oleh Soppeng Adventure Community (Sontrac) itu, hanyut dalam aksi tarian panas itu. Hal ini nampak jelas terlihat saat sejumlah peserta dan penonton naik keatas mobil sambil menyawer wanita seksi tesebut.

Penonton nampak menaiki atap mobil sambil memberikan saweran kepada gadis penari seksi. (IST).

Tarian "Panas" tiga wanita yang mengenakan tank top putih berpadu dengan hot pants biru itu kontan saja, membuat para penonton bereaksi. Sebagian berteriak, "Ayo-ayo" dan sebagaian pula nampak naik keatas mobil sambil menyawer, sehingga membuat pertunjukan tak senonoh itu semakin riuh.

Alhasil, pasca aksi itu, beragam kecaman pun muncul. Banyak yang menilai bahwa pertunjukan itu sangat tidak pantas dilakukan di Soppeng yang selama ini menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral serta akhlak yang agamis.

Rata-rata warga menyesalkan penampilan aksi yang begitu bebas tersebut di panggung terbuka. Apalagi aksi itu dilakukan tidak jauh dari Masjid Raya Soppeng.

(Baca Juga : Dihibur DJ Keisya, Begini Penampakan Penutupan Adventure Off Road)

"Ini sudah keterlaluan, masa ada tarian seperti itu dipertontonkan didepan umum. Lebih parahnya lagi karena aksi itu berlangsung tidak jauh dari Masjid Raya Soppeng, ini sudah tidak benar," kata salah seorang warga, Syamsul kepada Bonepos.com, Minggu malam.

Hal senada diungkapkan, Kasmawati, 45 tahun, dimana menurut dia hal itu sepatutnya tidak disuguhkan panitia kepada peserta, pasalnya di lokasi acara penutupan itu tidak hanya dihadiri orang dewasa saja, bahkan banyak anak-anak di bawah umur.

"Kasihan anak-anak yang menyaksikan tontonan itu, moral mereka bisa rusak. Mana Polisi, seharusnya mereka bertindak saat ada aksi seperti itu, ini sudah termasuk porno aksi," ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak panitia pelaksana belum berhasil di konfirmasi.

Tiga gadis seksi menari diatas mobil, sementara dibelakang, bangunan Masjid Raya Soppeng nampak jelas terlihat.

PEWARTA : NUR ALAM ABRA
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta