Pemkab Sinjai Gelar Musrenbang Kabupaten

- Rabu, Maret 15, 2017
advertise pemkab bone
BONEPOS, SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018, yang berlangsung di gedung pertemuan, dengan mengangkat tema "Penyeimbangan Kesejahteraan Masyarakat, Pelayanan Umum dan Daya Saing Daerah". Rabu 15 Maret 2017.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H. Muh. Roem, SH. MSi. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Yusran Sofyan, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Muhtar Badewing, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Provinsi Sulawesi Selatan Ir. Sukri Mattinetta.

Hadir pula Bupati Sinjai, unsur Forkopimda Sinjai, Sekda Sinjai,  Staf Ahli Bupati Sinjai, para Asisten Setdakab Sinjai, para kepala OPD lingkup pemerintah kabupaten Sinjai, Kabag Setdakab Sinjai, para Camat,  para Kepala Desa/lurah se-Kabupaten Sinjai, Akademisi, tokoh mastarakat LSM, Ormas, serta perwakilan perempuan dan anak.

Sekretaris Bappeda Andi Ilham Abu Bakar selaku panitia pelaksana,  melaporkan bahwa adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk penyelarasan prioritas dan sasaran pembangunan, Klarifikasi usulan kegiatan yang sisampaikan masyarakat, penyepakatan prioritas, sasaran, indikator, target kinerja,  lokasi,  kelompok sasaran,  dan pagu indikatif program/keguatan. Dan tersusunnya dokumen RKPD Tahun 2018.

Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya dalam sambutannya mengatakan bahwa musrenbang ini merupakan rangkaian dan tahapan penyusunan RKPD tahun 2018, yang telah diawali dengan pelaksanaan musrenbang tingkat desa/kelurahan dan musrenbang tingkat kecamatan, sebagai sarana menginventarisir permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, dan mempertemukan usulan dari bawah dengan tahapan perencanaan, yang nantinya akan menjadi dokumen perencanaan tahunan daerah terakhir dalam periode 2013-2018. Sehingga di tahun 2018 akan difokuskan pada tercapainya target-target RPJMD yang masih tersisa. Jelasnya.

Selain itu Bupati juga mengharapkan Kepada OPD Provinsi dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, agar dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk infrastrur pembangunan di sinjai utamanya yang menjadi kewenagan provinsi, seperti jalan kassi buleng-bontolempangan, revitalisasi sungai tangka,  rehabilitasi terhadap irigasi aparang, dan kalamisu, objek wisata bersejarah benteng balanipa dan batu pake gojeng, termasuk tempat pelelangan ikan. Kami tentunya berharap ada tindak lanjut dari provinsi sulsel. Harapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H. Muh. Roem mengatakan Tahun 2018 adalah tahun yang sangat strategis, karna tahun terakhir pembahasan RPJMD Sulawesi Selatan untuk periode 2013-2018. Target di tahun 2018 bisa terpenuhi, pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenagan provinsi akan kami usulkan kepada provinsi, dan irigasi kalamisi akan menjadi skala prioritas, dan tahun depan bisa terealisasi, jalur tondong manipi akan diperlebar. "Kita  tidak mau ada kesenjangan di masyarakat,  sehingga perlu ada perhatian pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten".

Sedangkan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Provinsi Sulawesi Selatan Ir. Sukri Mattinetta mengatakan masalah irigasi kalamisu, jembatan, jalan poros malino, akan kita koordinasikan dan konsultasikan dan menjadi skala prioritas di tahun 2018.

PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta