Posbindu Jadi Tempat Pemeriksaan Gratis Bagi Warga Desa Bongki Sinjai

| 25 Maret 2017 | 17.59 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:



BONEPOS, SINJAI - Pemerintah Desa Bongki Lengkese bersama Puskesmas Kampala Kecamatan Sinjai Timur dan Mahasiswa KKL STISIP Muhammadiyah Sinjai menggelar Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang berlangsung di Kantor Desa Bongki Lengkese, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu 25 Maret 2017.

Abidin, SKM penanggung jawab Penyakit Tidak Menular (PTM) menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan faktor resiko penyakit tidak menular.

Ia menjelaskan bahwa, Posbindu yang digelar ini adalah Posbindu inti dan lanjutan. Untuk lanjutan berupa pemeriksaan asam urat, gula darah dan kolesterol dimana untuk strip pihaknya bekerjasama dengan pemerintah desa sehingga tidak ada pembebanan bagi warga yang memeriksakan diri.

"Sebelum seseorang terkena penyakit menular sudah harus diukur faktor resiko PTM tersebut. Kegiatan yang dilakukan yaitu mengukur tekanan darah, tinggi badan, berat badan dan untuk Posbindu lanjutan yaitu mengecek gula darah, asam urat dan kolesterol,"jelasnya.

Lebih jauh Abidin menjelaskan bahwa, kegiatan ini yang ketiga kalinya dilakukan. Menurutnya, Jika terdapat hasil pemeriksaan yang melebihi batas normal maka akan diberikan rujukan ke Puskesmas Kampala Kecamatan Sinjai Timur.

"Pada Posbindu kali ini, kader dari aparat desa sebanyak lima orang dibantu oleh mahasiswa KKL STISIP Muhammadiyah Sinjai Posko Desa Bongki Lengkese,"ujarnya.

Kordes Posko Desa Bongki Lengkese, Kasdiawati mengatakan, partisipasi aktif dalam kegiatan di Desa berupa Posbindu ini merupakan wujud sumbangsih dalam kerja nyata membantu mewujudkan desa yang sehat dengan warganya yang semakin memahami akan pentingnya hidup sehat dengan memeriksakan diri guna mencegah penyakit tidak menular.

Sementara itu, Kepala Desa Bongki Lengkese, A.Muh.Djamil menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan  tindak lanjut surat dari puskesmas Kampala dengan membentuk Posbindu pada 30 Januari lalu sekaligus sosialisasi dan pembentukan serta pelatihan kader dan dilanjutkan dengan pemeriksaan. Sehingga ditetapkan tanggal 25 bulan berjalan dilaksanakan Posbindu.

"Keberadaan Posbindu cukup memberikan angin segar bagi masyarakat.Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan ini dengan memasukkan dalam APBDes sehingga tidak ada pembebanan bagi warga yang melakukan pemeriksaan",ungkapnya.

Tim dalam kegiatan ini adalah dr.Abd.Rahim dan pengelola program Usila, Ridmawati,S.Kep.Ns, Asmila,ST.KG dari program Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat Desa.

Kegiatan ini sangat mendapat perhatian dari masyarakat.Sehingga tidak menutup kemungkinan dibuat Posbindu tingkat dusun khususnya dusun Palie yang merupakan dusun terjauh.


PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI