Wakil Komisi IV DPR RI Desak Pemerintah Fokus Wujudkan Pemerataan Tanah

- Kamis, Maret 30, 2017
advertise pemkab bone



BONEPOS, JAKARTA - Wakil Komisi IV DPR RI Daniel Johandi menuturkan, dalam reforma agraria terdapat dua hal yang harus diperhatikan pemerintah, yakini tanah objek reforma agrarian (TORA) dan perhutanan sosial, Kamis 30 Maret 2017.

Olehnya itu, Daniel mendesak pemerintah agar fokus dalam mewujudkan pemerataan tanah melalui reforma agraria atau penataan ulang sumber-sumber agraria.

Karena menurut, Daniel Hal ini sebagai upaya mengurangi ketimpangan sosial ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya para petani yang menjadikan pertanian sebagai tumpuan utama perekonomian masyarakat.

“Kita ingin memastikan agar para petani punya lahan tidak kecil, minimal dua Hektare (Ha). Sehingga bisa produktif dan target mencapai kedaulatan pangan Indonesia dapat terwujud,” terangnya di sela-sela RDP dengan Dirjen Planologi dan Tata Ruang Kementerian LHK di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin, sebagaimana dilansir dpr.go.id.

Politisi asal Fraksi PKB ini menjelaskan, langkah pertama dalam mencapai reforma agraria dengan memastikan penerimaan tanah yang tepat untuk rakyat, tanpa campur tangan pihak terkait. Kedua harus ada peraturan yang terikat, seperti dalam jangka waktu lebih dari 30 tahun tanah harus dijual,karena memikirkan dalam konteks hak waris. Sehingga target negara agar petani punya lahan cukup besar bisa tercapai.

"Aternatif lain dari program reforma agraria dengan memanfaatkan lahan menanggur. Lahan menganggur cukup besar, 23 juta Hektar (Ha). Seharusnya bisa kita manfaatkan dari lahan menanggur itu untuk memaksimalkan pertanian petani,” ungkapnya.


PEWARTA : SUDIRMAN
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta