300 Alumni STIKES Bina Bangsa Majene Lolos CPNS Jalur PTT

| 2 April 2017 | 20.17 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:



BONEPOS, MAJENE - Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Bina Bangsa Majene tengah diliputi kebahagiaan, pasalnya lebih 300 alumni lulus terangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 melalui jalur PTT Kementerian Kesehatan. STIKES Bina Bangsa Majene bertekad untuk terus meningkatkan mutu lulusan sehingga lulusan juga semakin berkualitas.

Ketua STIKES Bina Bangsa Majene, Zulkifli, M.Kep, Minggu (02/4/2017) menjelaskan pihaknya sudah melegalisir lebih 300 ijazah alumni yang dinyatakan lulus CPNS 2017 jalur PTT Kementerian Kesehatan.

"Alhamdulillah, tentu kami juga ikut berbahagia, alumni kami mendapat kepercayaan dari negara, selama ini kami terus menjaga mutu lulusan sehingga memenuhi kualifikasi," kata Zulkifli.

Dari keterangan para alumni yang datang mengesahkan foto copy ijazah ke kampus STIKES di Lutang, Majene, para alumni yang lulus CPNS 2017 itu tersebar bertugas PTT di berbagai puskesmas, puskesmas pembantu di berbagai daerah di tanah air.

Di Majene misalnya, terdata bidan PTT yang lulus CPNS lebih 50 orang, alumni STIKES lainnya lulus CPNS juga terdata di Polewali Mandar, Mamuju (Sulbar).
Alumni juga lulus CPNS PTT di Gorontalo, Sulsel, Kalimatan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara serta sejumlah daerah lainnya khususnya di Indonesia Timur.

"Saya lulus dari STIKES BBM 2009, setahun kemudian langsung bidan desa PTT di pustu Aralle utara, Mamasa, alhamdulillah sekarang sudah terangkat jadi PNS, apa yang kami pelajari selama kuliah di STIKES sangat membantu tugas - tugas sebagai bidan," kata Nurhidayanti Karim, almuni STIKES yang lulus PNS 2017.

Apresiasi terhadap STIKES juga disampaikan alumni lainnya, Sri Rosmala Dewi Hamzah, alumi STIKES yang bertugas di pustu di kecamatan Papalang, Mamuju.
Menurutnya, keahlian sebagai bidan sehingga terus mendapat kepercayaan dari pemerintah juga didukung proses perkuliahan di STIKES dengan peralatan praktek yang lengkap.

"Saya mulai jadi bidan PTT 2010, alhamdulillah sekarang sudah jadi CPNS, keahlian sebagai bidan sangat ditunjang proses kuliah di STIKES yang didukung peralatan praktek," kata Rosmala.

STIKES Bina Bangsa Majene berharap dengan kelulusan ratusan alumninya sebagai CPNS semakin memperjelas ke masyarakat bahwa STIKES merupakan kampus terakreditasi.

Zulkifli menambahkan bahwa di kampus STIKES juga tersedia sejumlah paket beasiswa seperti Bidik Misi dan beasiswa PPA.

Saat ini STIKES Bina Bangsa Majene sudah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk sejumlah program studi masing-masing : S1 Kesehatan Masyarakat, D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Khusus untuk program non reguler S1 Kesehatan Lingkungan dan S1 Kesehatan Produksi ditujukan untuk pendaftar dari alumni D3.

"Kami dari pihak yayasan akan terus mensupport dalam menjaga mutu lulusan sehingga tetap memenuhi kualifikasi tenaga kesehatan yang dibutuhkan negara dan masyarakat," kata ketua yayasan HIKMAT, H. Abdul Salam Sewai.  (farhan/yahya) 


EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI