Bone Fair 2017, Kecamatan Tonra Tampil Klasik dan Unik

- Sabtu, April 01, 2017
advertise pemkab bone



BONEPOS, BONE - Bone Fair 2017 yang merupakan rangkaian Hari Jadi Bone ke-687 dibuka oleh Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi Jumat (31/3/2017) malam. Pameran potensi Bone itu digelar di Terminal Petta Ponggawae, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone, akan berlangsung sepekan dan diikuti oleh semua Kecamatan, Instansi dan beberapa organisasi kemasyarakatan.

Kecamatan Tonra tampil dengan bangunan yang kokoh dengan dinding dari potongan bambu yang utuh, lengkap dengan 'rakkeang' yang merupakan tempat menyimpan hasil bumi pada rumah tradisional masyarakat Bone. Tidak ketinggalan 'timpa laja' yang bertuliskan Tonra Wanuakku dengan tag line SumangE Teallara yang ditulis menggunakan huruf lontara.

Di bangunan klasik tersebut, telah terpajang satu tandan pisang raja yang terdiri dari 23 sisir dan diklaim sebagai pisang dengan jumlah sisir terbanyak dan terpanjang di pameran ini. Puluhan tandan buah kelapa, buah nipah, ubi kayu juga ditampilkan.

Koordinator stand Muhammad Amin Manna mengatakan bahwa Tonra akan menampilkan hal-hal yang bersifat tradisional dan berbeda di setiap harinya selama pameran berlangsung.

"Kami akan menghadirkan Pabbenno dan Pembuat Kue Apang di stand ini dengan jadwal yang berbeda sehingga masyarakat bisa langsung melihat cara pembuatannya sekaligus menikmatinya," terang Muhammad Amin Manna yang sudah berpengalaman mengikuti pameran sampai tingkat propinsi, Sabtu 1 April 2017.

Pabbenno adalah proses pembuatan popcorn dengan bahan Jagung yang disertai dengan ledakan, sedangkan Kue Apang adalah kue tradisional yang dulu dibeli dengan cara ditukar dengan seikat padi ketika musim panen tiba.

Kelompok Tani se-Kecamatan Tonra juga turut berpartisipasi dengan menyediakan 500 kilogram beras. Beras tersebut telah diolah di UD Bone Indah yang merupakan pabrik 'rice to rice' yang ada di Tonra.

Beras ini akan dibagikan ke pengunjung yang masuk ke stand pameran Kecamatan Tonra. Tonra juga dikenal karena pesona hamparan pasir putih sepanjang Pantai Tete dengan sebuah gunung di tengah laut yang bisa diakses saat air surut.

Pantai Tete merupakan pantai terindah di kabupaten Bone, ratusan sampai ribuan warga Bone dan sekitarnya berkunjung ke pantai ini menghabiskan akhir pekan atau hari libur lainnya.

Camat Tonra Andi Bambang Hermanto mengatakan bahwa, apa yang ditampilkan dalam pameran tersebut merupakan potensi daerah yang bisa ditemukan saat berkunjung ke Tonra.

"Kami ingin masyarakat Bone dan pengunjung pada umumnya mengetahui potensi yang ada di wilayah kami sehingga nantinya kami bisa menjalin kerjasama untuk pemberdayaan potensi daerah,"ungkapnya

didampingi Safanuddin dan Taslim serta beberapa perwakilan tokoh masyarakat yang mendukung kegiatan ini. Ayo ke Bone, mari ke Tonra ... !!!

Laporan : Syahrul Basri


EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta