Bupati Fahsar Apresiasi Peluncuran Gerakan Bone Sejahtera

- Rabu, April 26, 2017
advertise pemkab bone



BONEPOS, BONE - Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi melaunching Gerakan Bone Sejahtera (GBS), yang digagas oleh Lembaga Kajian dan Advokasi Lintas Masyarakat (Lekas) Kabupaen Bone. Selain melauncing GBS itu, juga digelar Workshop Hipnoleader dengan tema Strategi Sahsyat Melipat Gandakan Potensi Kepemimpinan.

Kegiatan tersebur berlangsung di gedung PKK di kompleks kantor Bupati Bone, dihadiri Wakil Bupati Bone H Ambo Dalle, Asisten 1 HA Yamain Tahir, Staf Ahli Bupati Bone, UPTD Pendidikan se-Kabupaten Bone, dan sekitar 400 kepala sekolah, Rabu 26 April 2017.

Pada kesempatan itu, Bupati Fahsar, mengatakan sebuah gagasan yang baik harus di tunjangan dengan  kinerja yang baik, apa yang digagas oleh Lekas adalah hal yang nyata untuk kesejahteraan dan pembangunan di Bumi Arung Palakka.

"Semua gagasan dan kegiatan yang baik kami support, apalagi yang menyentuh langsung ke masyarakat, termasuk apa yang digagas dan dilakukan oleh Lekas ini, " kata Fahsar sembari secara simbolis mengisi celengan gerakan Bone Sejahtera sebagai simbol peluncuran gerakan itu.

Sementara Ketua Lekas Kabupaten Bone , Anwar Marjan mengatakan gerakan Bone Sejahtera telah digagas sejak lama, kata dia inti dari gerakan tersebut adalah pemberdayaan dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat

"Jadi tiap desa akan di kader sebanyak 15 orang, kader ini akan diorganisir secara profesional, mereka akan diikutkan pelatihan untuk dibekali keterampilan untuk mendorong pembangunan didaerah  masing " kata Marjan panggilan karib Anwar Marjan

Selain itu, Marjan mengatakan dalam gerakan ini pihaknya mencoba memodernisasi salah satu kearifan lokal yang pernah ada di Bone yakni  kebiasaan masyarakat menyumbangkan segenggam beras ke pengurus mesjid.

Kata dia, hal tersebut dimodernisasi dengan membagikan celengan ke seluruh pelosok di Bone untuk menerima sumbangan berupa uang, pengawasan dan pengontrolannya dilakukan secara transparan dan berbasis online.

Hasil sumbangan tersebut akan digunakan untuk kepentingan sosial, seperti beasiswa bagi pelajar yang berhak hingga untuk bantuan kredit rumah bagi warga miskin.

Marjan menegaskan GBS akan berjalan sukses jika disuport semua kalangan, karena jika program GBS berhasil yang menikmati juga masyarakat itu sendiri.

"Kita menghirup udara yang, berpijak dibumi yang sama, mencari rezki dan hidup dibumi yang sama, anak cucu kita juga juga akan dihidup ditanah Bone, sehingga tidak adil jika pembangunan hanya mau dibebankan kepada pemerintah saja,"  kata Marjan menegaskan.


PEWARTA : ILHAM ISKANDAR
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta