Kisruh Wisma Latimojong Aktivis Sinjai Angkat Bicara

- Minggu, April 30, 2017
advertise pemkab bone



BONEPOS, SINJAI - Kisruh penggusuran Wisma Latimojong di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang dilakukan oleh oknum aparat, menuai dikritikan dari kalangan aktivisi di Sulawesi Selatan. Hal itu disebabkan, akibat adanya korban yang di larikan ke Rumah Sakit karena menembakkan Water Canon dari jarak yang cukup dekat.

Ketua Umum Gerakan Sinjai Muda, Nurhidayatullah, sangat menyayankan tindakan sewenang-sewenang oleh oknum aparat yang tidak sepantasnya dilakukan. Apa lagi tindakan itu mengakibatkan dua orang korban.

"Aparat tidak pantas perlakukan mahasiswa seperti itu,"ungkap Hidayat, Minggu 30 April 2017.

Pasca kejadian itu, Hidayat sapaan akrab Nurhidayatullah, setelah melakukan komunikasi dengan mahasiswa asal Bogor, dirinya kemudian menyerukan seluruh mahasiswa untuk bersama-sama ikut membantu perjuangan mahasiswa untuk mempertahankan haknya di kota Bogor tersebut.

"Sebagai mahasiswa, saya sangat menyayangkan jatuhnya korban, kita harus bergerak menunjukkan kepada elit penguasa bahwa mahasiswa Sulawesi Selatan tidak sepantasnya dipelakukan seperti itu" Seru Hidayat menegaskan.

Hidayat juga berharap semoga semua elemen, mahasiswa, masyarakat dan pemerintah khususnya di Sulawesi Selatan untuk bersatu melawan tindakan yang tidak senonoh itu.

"Kawan, kita harus bersatu, untuk mendesak pemerintah menyelesaikan permasalahan yang tengah dialami saudaraa kita agar tidak berlarut-larut," ajak Mahasiswa Universitas Negeri Makassar ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, yang dihubungi Bonepos.com, mengatakan bahwa Polisi sudah melaksanakan tugas sesuai SOP yang telah ditetapkan dalam menghadapi unras yang anarkhis.

"Semuanya sudah sesuai mekanisme, aparat kepolisian sudah melaksanakan tugasnya sesuai SOP yang telah ditetapkan dalam menghadapi unras yang anarkis," Kata Dicky.


PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta