PANAS! Kepengurusan Perguruan Tinggi Akper Pertiwi Saling Klaim Sah

- Jumat, April 28, 2017
advertise pemkab bone



BONEPOS, SOPPENG - Kisruh dua kubu kepengurusan perguruan tinggi Akper Pertiwi Watansoppeng, Sulawesi Selatan, terkait adanya pemecatan Direktur Muh.Fattah dan Dewan Pembinan, Marceslinus Minggeh, memanas.

Saling klaim pun terjadi dari masing-masing ke dua belah pihak.  Muh Nur Fattah mengklaim dirinya masih sah sebagai Direktur. Begitu pula dengan A Usman mengakui dirinya masih berstatus sebagai dewan pembina dan Angreini selaku Direktur baru.

Klaim Muh Nur Fattah, menguak, saat dirinya menggelar konfrensi pers di Warkop Saddang, jalan Kemakmuran, Watansoppeng. Dia mengakui, berdasarkan akta Notaris Nomor 22 tahun 2004 adalah membatalkan keputusan perusahaan yayasan dengan Akta  Notaris Nomor 9 tahun 2017.

"Selain itu masa periode saya direktur mulai sejak tahun 2014 sampai 2018 dengan catatan tidak memecat pengelola lainnya kecuali melalui mekanisme yang berlaku dan atas persetujuan yayasan," ketus Muh Nur Fattah, Jumat 28 April 2017

Terpisah, Andi Usman selaku Dewan Pembina, juga berurai bahwa, berdasarkan Akta Notaris Nomor 9 Tahun 2017 membantah atas pernyataan Muh.Nur Fattah (Read) yang mengklaim dirinya masi direktur Akper Putra Pertiwi Soppeng itu.

"Berdasarkan keputusan rapat Dewan Pembina yang dilengkapi dengan berita acara bahwa Muh.Nur Fattah selaku direktur dan Marcelinus sebagai Dewan Pembina dipecat karena telah melakukan pelanggaran yang diatur dalam aturan Yayasan Perguruan Akper Putra Pertiwi,"ungkap Andi Usman.


PEWARTA : NUR ALAM ABRA
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta