Eksistensi Mahasiswa Asal Bone di Bumi Mataram

- Jumat, Mei 05, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM, MATARAM - Sanggar Seni Arung Palakka Yogyakarta, merupakan sanggar seni yang berdiri di bawah naungan Forum Komunikasi Mahasiswa Bone Yogyakarta(FKMBY), sanggar seni ini didirkan pada tahun 2010 yaitu pada masa kepengurusan Bugi Saputra sebagai ketua FKMB-Y saat itu.

Di sanggar seni inilah seluruh mahasiswa Bone yang ada di Yogyakarta merasa mendapatkan ruang untuk terus mempelajari kesenian daerah dan mengekspresikan bakat kesenian mereka, khususnya di kesenian tradisi.

"Mencoba Terbang Meskipun Terikat, itulah motto yang kami pegang saat ini, meskipun dipenuhi dengan keterbatasan, tetapi itu tidak cukup untuk menghentikan naluri kreatifitas kami dan saya ingin menggaris bawahi bahwa itu adalah alami," ujar ketua sanggar Irsyan Bastian usai menyelesaikan pementasan di Fisip Vaganza Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis malam 4 Mei 2017.

Tak hanya itu Efi Alwiah pun menambahkan "Saya tidak bisa membohongi diri bahwa rindu dengan kampung halaman adalah rasa yang selalu menghampiri saya yang jauh disini,"

Salah satu yang terkuat menjadi alasan mengapa dirinya senang mengenakan Baju Bodo ini. "saya merasa berada dirumah, jadi ketika ada orang yang bertanya kepada saya, kenapa kamu sangat giat untuk menari?; jawaban saya hanya satu menari adalah cara yang saya lakukan untuk menjawab rindu,"ujarnya.

Sanggar Seni Arung Palakka periode saat ini, memiliki fokus untuk memperkenalkan Budaya Bone di Yogyakarta, itu terlihat dari spirit mahasiswa-mahasiswa dalam memberikan kontribusi aktif mereka untuk Sanggar Seni ini, dengan mengikuti berbagai even budaya yang ada di Bumi Mataram. (*)


EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta