Sambil Kuliah, Mahasiswi Cantik Ini Jualan "Nasu Palekko"

- Jumat, Mei 05, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM, SINJAI - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai kesuksesan. Berwirausaha adalah salah satu jalan tersebut. Hal inilah yang dilakukan mahasiswi asal Kabupaten Sinjai ini yakni, Dhea Nurhidaya.

Gadis yang berparas cantik, asal Desa Lappa Cenrana, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ini memiliki naluri yang patut dijadikan contoh.

Beranjak dari pengalaman dan ketekunan, Gadis yang karip disapa Dhea ini menempuh pendidikan di Stikes Yapika Makassar, telah memberanikan diri untuk membuka usaha kecil di bidang kuliner. Usaha yang digeluti Dhea yakni menjual ayam kari atau dikenal oleh masyarakat Bugis dengan istilah 'Nasu Palekko.

Usaha menjual Nasu Palekko yang dilakukan Dhea ini tidaklah menjadi hambatan dalam melakukan aktivitasnya sebagai anak kuliahan yang saat ini akan segera mengikuti ujian skripsi.  Cita rasa dan masakannya pun sudah menjadi selera tetap oleh beberapa warga sinjai yang sudah mencobanya.

Kepada Bonepos.com, Dhea bercerita,  pentingnya memanfaatkan waktu dengan menghasilkan uang disamping menimba pendidikan di bangku kuliah.

"Saya masih kuliah dan sudah semester terakhir pak, memanfaatkan waktu untuk bidang wirausaha sambil kuliah sangatlah baik, hari ini saya baru saja mengantar pesanan ke beberapa pelanggan dan Alhamdulillah bisnis usaha nasu palekko sangat menjanjikan pak," Kata Dhea, Jumat 5 Mei 2017.

Dhea yang merupakan alumni SMK Negeri 1 Sinjai  memanfaatkan dunia online untuk memasarkan dagangannya, dan ketertarikannya memilih usaha kuliner berupa Nasu Palekko berawal dari kegemarannya yang senang memasak dan juga menyukai makanan pedas. Sehingga masakan Nasu Palekko yang dikenal dengan bercita rasa khas pedas dianggap pilihan yang tepat.

Bahkan, kegigihan Dhea menekuni bisnis Nasu Palekko bukan tanpa hambatan. Saat memulai usaha, Dhea mengaku tidak mendapat restu dari orang tuanya yang pesimis akan kemampuan Dhea dalam menjalankan sebuah usaha.

"Awal menjual, orang tuaku tidak merestui, mungkin karena orang tuaku berfikir Saya tidak mampu menjalankannya," Ungkapnya.

Tidak hanya itu, beberapa tantangan lainnya juga dialami Dhea yang dianggapnya merupakan akibat dari tidak adanya restu orang tua. Karena itu, Dhea pun sempat berfikir usaha yang baru sehari dirintisnya.

"Hari pertama mengantar pesanan orang, Saya mendapat cobaan. Saya ditilang karena katanya melanggar rambu-rambu lalu lintas. Saat itu aku tersadar bahwa ini awal yang sangat buruk atau mungkin karena tanpa restu dari orang tua,"ujarnya.

"Sambil menyelesaikan urusanku dengan polisi, saya pun tetap mengantar pesanan ke konsumen sampai akhirnya saya pulang dan tiba di rumah  magrib. Saat itu saya berjanji jika memang orang tua masih tidak merestui saya akan berhenti,"tambah Dhea.

Bisnis yang digeluti Dhea, akhirnya mendapat restu dari orang tua. Dia mengatakan, disamping itu, diirnya yang juga menjadi tulang punggung keluarga, juga memikirkan dirinya dan 2 orang adiknya yang membutuhkan biaya pendidikan.

"Smoga usahaku ini lancar dan bisa buka warung Nasu palekko di Sinjai,Harga Cuma Rp. 10.000 Rupiah Per Porsi untuk info pemesanan dapat menghubunhi Contact Person 085348817652 atau lewat BBM D53DD34E," tutup Dhea sambil sedikit berpromosi.


PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta