11 Ekor Sapi Warga Libureng Bone Hanyut Terbawa Arus

| 20 Juni 2017 | 19.06 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:

BONEPOS.COM, BONE -  Intensitas curah hujan tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah di Bumi Arung Palakka akhir-akhir ini mengakibatkan debit air di beberapa sungai meningkat. Terutama di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Beberapa sungai tampak nyaris meluap ke jalan raya dan pemukiman warga, itu berakibat dan membawa mala petaka bagi warga, betapa tidak, 11 ekor sapi yang ada diwilayah tersebut dilaporkan hanyut terbawa arus.

Salah seorang warga Desa Mattiro Deceng Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Mardiana, kepada bonepos.com mengatakan sebanyak 11 (sebelas) ekor sapi warga Desa Mattiro Deceng‎ Kecamatan Libureng, kehilangan sapi, akibat terbawa arus deras sungai Minrajeng.

"11 sapi yang terbawa arus deras sungai, pemiliknya dari beberapa orang warga di Desa tersebut. Untungnya sapi kami tidak terseret arus, karena sudah kukandangkan saat hujan deras,"ungkapnya

Pantuan Bonepos.com, sore ini, sekitar pukul 16.30 wita, debit air sungai Minrajeng terlihat terus naik. Diperkirakan kalau hujan lagi terus menerus mengguyur wilayah itu bisa mengakibatkan jembatan gantung diseret arus deras sungai tersebut.

Jembatan gantung ini yang menghubungkan tiga Desa Mattiro Deceng, Binuang Kecamatan Libureng dan Mappesangka Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, merupakan satu-satunya akses jembatan alternatif untuk bisa mencapai Desa Mappesangka dan sekitarnya.

Diketahui Jembatan gantung itu tergolong masih baru, sebelumnya telah diresmikan Asister Teritorial Kepala Staf (Aster Kasad) Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjutak, bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaeman, 13 Oktober 2016  lalu, jadi tontonan warga, pasalnya debit airnya terus meningkat dan nyaris menghanyutkan jembatan gantung itu

PEWARTA : AMRY AMAS
EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI