Catatan Pinggir Untuk Bone Pos

- Selasa, Juni 06, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM - 17 tahun lalu, saya bersama Kaharuddin Andi Tokkong, mencetuskan gagasan pembuatan Tabloid Lokal di tanah kelahiran, KabupatenBone. Gagasan yang cukup "berani", untuk pada saat itu.

Kahar, sapaan akrab lelaki kelahiran Pising Kecamatan Lamuru tersebut, harus bolak-balik Makassar-Bone, untuk mewujudkan harapan tersebut. Kami tak punya apa-apa saat itu. Kami hanya memiliki "Semangat". Ya Semangat yang tak kunjung padam. Dan "Semangat" itulah yang ditangkap Andi Darvin, yang menyatakan diri untuk bergabung didalamnya.

Harapan itu pun langsung terwujud untuk membuktikan bahwa, kita bisa berbuat. Dan lahirlah Bone Pos, sebuah Tabloid yang diterima oleh pembaca.

Keberadaannya hingga umur 2 tahun lebih, tentu telah membawa dinamika di Kabupaten Bone. Mulai sanjungan hingga kantor redaksi diserbu warga yang merasa keberatan dengan pemberitaan yang cukup menggigit. Tak hanya itu, saya pun harus terpaksa berurusan dengan pihak penfamanan, yang juga belum siap menerima kritikan/ sorotan.

Dua tahun mengawaki Bone Pos, tentu banyak pelajaran berharga yang didapat. Itu adalah semua pelajaran yang cukup berharga, yang membuat kita semakin dewasa. Pengalaman harus bolak balik ke Makassar untuk melakukan proses penerbitan karena saat itu, teknologi komputer belum secanggih saat ini. Saya bersama Kahar (yang kini menjadi pejabat di Nunukang) harus menjinjing kompuer ke percetakan. Ya.... itulah semua pengalaman dalam mengelola media lokal.

Dan setelah dua tahun lebih, Bone Pos yang sempat mendirikan Koran Bosowasi Pos, terpaksa harus istirahat terbit, karena sejumlah teman-teman, sepert Ramli Syam harus pindah ke Harian Berita Kota (kiniHumas RSUD Tenriawaru).

Kahar harus tinggalkan Bone menuju Nunukang. Bahtiar Malla harus konsen didunia politik (kini anggota DPRD Bone), Yusnan Suyuti (anggota KPU Bone) serta sejumlah awak lainnya seperti Faisal Mansur, Andi Agus, Kastang Sidin, Andi Aris, Bulan Sri IM, Ninik dan Saenal Bakri, harus pindah tempat dan media lainnya.

Namun demikian, "ruh" Bone Pos tetap berkobar sehingga, Andi Dedhy Sendy, sempat menerbitkan kembali hingga pada akhirnya menjelma sebagai media online pertama di Kabupaten Bone.

Kita memang berharap, Bone Pos selalu menjadi pelopor media di Kota Beradat ini. Daerah yang penuh dinamika. Teruslah berbuat dan tetap menyajikan berita yang mengacu pada kaidah jurnalistik. Media yang enak dibaca dan menjadi rujukan pembaca dimanapun berada. Bukan media "Pembenci". Selamat berulang tahun yang kelima.

Bahtiar Parenrengi


EDITOR : JUMARDI
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Meikarta