Dapat Disposisi Dinas PMD Sinjai, YP3AI Bantah Ada Pungli dalam Pelatihannya

- Kamis, Juli 06, 2017
advertise pemkab bone
BONEPOS.COM, SINJAI - Terkait kritikan atau sorotan mengenai kegiatan pelatihan pengembangan kelembagaan Bumdes dengan teknologi Entreprenuer yang menggunakan biaya hingga puluhan juta rupiah itu, akhirnya telah mendapat klarifikasi dari pihak Yayasan P3AI.

Selaku pelaksana kegiatan, Alwi sebagai ketua Yayasan P3AI membantah keras jika kegiatan yang akan dilaksanakannya itu dianggap keliru atau sarat dengan pungli, sebab menurutnya, kegiatan ini telah mendapat respon dari pemerintah daerah dalam hal ini adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai.

Alwi menambahkan, bahwa selain mendapat respon dari PMD sinjai, program tersebut memang sudah dirancang lebih awal dan telah dianggarkan di APBD Desa.

"Mengenai pelaksanaan kegiatan ini, pihak Yayasan P3AI telah menyurat kepemerintah daerah kabupaten sinjai, dan ditindak lanjuti oleh PMD. Dengan adanya tindak lanjut dari PMD Sinjai yang berupa disposisi itu, sehingga kami dari pihak Yayasan meneruskan ke beberapa desa yang ingin mengikuti kegiatan pelatihan ini, dan tidak ada paksaan ke kepala desa untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini," Kata Alwi.

Kepada bonepos.com, Alwi menjelaskan bahwa, mengenai Software atau Aplikasi yang akan ditawarkan ke kepala desa tentang dana Bumdes tidaklah harus mengacu pada aplikasi atau Software dari BPKP.

"Terkait Aplikasi atau Software yang akan kami berikan ke kepala desa tentang Bumdes, tidaklah harus mengacu kepada Aplikasi dari BPKP, sebab mengenai Bumdes, tidak ada yang mengikat dalam aturan terkait jenis Aplikasi atau Software apa yang akan ditawarkan, namun tentu kita arahnya juga seperti itu," Jelas Alwi.

BACA JUGA: Dana Pelatihan Bumdes di Sinjai Disorot, Isyarat Adanya Pungli?

Selain itu, Alwi selaku ketua Yayasan P3AI juga merincikan bahwa anggaran sebesar 20 juta per desa untuk kegiatan pelatihan tersebut yang akan berlangsung secara berjenjang selama 6 bulan.

"Kegiatan pelatihan yang akan kita laksanakan ini merupakan kegiatan pelatihan secara berjenjang, dan dana 20 juta itu sudah termasuk dengan paket Advokasi (pendampingan desa) selama 6 bulan dan biaya Software keuangan Bumdes. Kegiatan ini sangat jelas dan tidaklah sarat dengan pungli, sehingga kami meminta kepada Andi Darmawansyah untuk mengklarifikasi tuduhannya yang telah merusak citra dan nama baik lembaga Yayasan P3AI, serta segera menyampaikan permohonan maaf dalam waktu 1 x 24 Jam. Apabila hal ini tidak diindahkannya, maka pihak Yayasan P3AI akan melakukan langkah hukum," Tegas Alwi.

Informasi yang dihimpun bonepos.com dari pihak Yayasan P3AI, ada 34 desa di kabupaten sinjai telah siap mengikuti kegiatan pelatihan pengembangan kelembagaan Bumdes tersebut, dari jumlah desa itu, sudah ada 19 desa yang telah menyetor atau mentransfer dana ke pihak Yayasan P3AI.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten sinjai, Andi Zainal yang dikonfirmasi bonepos.com, belum dapat dihubungi lantaran telefon seluler miliknya tidak aktif.

PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
EDITOR : RIZAL
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Banner Ops Zebra Polres Bone