Gara Gara Anjing Impor Dicuri, Warga Temui Kapolres Bone

- Rabu, Juli 26, 2017
advertise pemkab bone

Warga desa Sengengpalie saat bertemu dengan Kapolres Bone 
BONEPOS.COM, BONE - Gara-gara laporan kasus anjing impor dicuri di Polsek Lamuru tak kunjung selesai, Puluhan warga desa Sengengpalie Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone mendatangi Mapolres Bone yang diterima langsung oleh Kapolres Bone AKBP Muhammad KadarIslam, Rabu, 26 Juli 2017.

Pertemuan yang berlangsung diruang Kapolres Bone dihadiri lima perwakilan warga, Kapolres Bone AKBP Muhammad KadarIslam, Kasat Intel Polres Bone, AKP Razak.

Dalam pengakuan pelapor, Miri, bahwa kasus dugaan pencurian aniing impor dicuri sebulan lalu. Namun proses hukum yang dilakukan oleh Polsek Lamuru tidak ada titik terang dan bahkan pelaku masih berkeliaran bebas.

“Kami punya bukti rekaman kalau pelaku mencuri anjing bersama dengan satu orang yang diduga otak pelakunya.  Kami ke Polres Bone untuk meminta keadilan,” ujar Miri yang menyampaikan aspirasinya ke Kapolres Bone.

Korban Miri juga menyampaikan kepada Kapolres Bone AKBP Muhammad KadarIslam bahwa bebasnya pelaku membuat keluarganya tidak bisa menahan diri jika ingin main hakim sendiri karena ketidakpercayaan hukum di daerahnya.

“Selama laporan kami, Polsek Lamuru belum memberikan kami klarifikasi kasus kami. Kami memohon Kapolres Bone agar menyikapi kasus ini,” harapnya.

Sebelumnya, anjing impor yang sudah tumbuh dewasa dinilai dengan uang belasan juta rupiah. Anjing impor itu sebagai penjaga rumah dan hilang dicuri. Pelaku yang diketahui warga tetangga dusun Palakka Desa Sengpalie Kecamatan Lamuru itu rawan terjadi pertikaian.

Kapolres Bone AKBP Muhammad KadarIslam mengatakan jika belum mengetahui kronologinya dan berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut.

“Saya perintahkan bawahan saya agar memanggil Kapolseknya dan mencatat kronologi kasus yang dilaporkan oleh warga. Harusnya Kapolsek proaktif kasus ini. Kasus Ini tidak boleh dibiarkan berlarut larut. Saya minta maaf kepada warga atas ketidaknyamanan pelayanan ini,” ujarnya. (caca)


Editor : Jumardi Ramling
Meikarta