Ketua Yayasan P3AI Desak Bupati Sinjai Adakan Pertemuan, Mengapa?

- Rabu, Juli 12, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM, SINJAI - Pernyataan ketua komisi I DPRD kabupaten Sinjai Andi Sabir yang mengintruksikan ke pihak PMD agar rencana kegiatan pelatihan Bumdesa yang telah memungut biaya sebesar Rp20 juta per kepala desa oleh Yayasan P3AI itu di hentikan kembali ditanggapi oleh pihak yayasan.

Menurut Ketua Yayasan P3AI, Alwi bahwa adanya anggapan pungli atau tudingan melanggar regulasi yang ditujukan ke pihaknya, sehingga dirinya meminta kepada Bupati Sinjai H.Sabirin Yahya untuk melakukan pertemuan dengan seluruh kepala Desa, Inspektorat, Kejaksaan, DPRD, BPKP, BPK dan juga KPK.

"Kami butuh penjelasan, punglinya dimana, pelanggarannya dimana, dan yang mana dianggap tidak sesuai regulasi. Anggapan ini sangat merugikan kami selaku pihak Yayasan sehingga kami minta kepada bapak bupati H.Sabirin untuk segera melakukan pertemuan,"kata Alwi kepada Bonepos.com. Selasa 12 Juli 2017

BACA JUGA: Dana Pelatihan Bumdes di Sinjai Disorot, Isyarat Adanya Pungli?

Dapat Disposisi Dinas PMD Sinjai, YP3AI Bantah Ada Pungli dalam Pelatihannya

Memasuki Babak Baru, Ketua Komisi I DPRD Sinjai Minta Pelatihan Bumdes YP3AI Dihentikan

Masih dikatakan Alwi, bahwa sebelumnya pihaknya telah memenuhi semua prosedur terkait dengan pelatihan tersebut, yakni Yayasan P3AI telah bersurat ke Bupati terkait rencana kegiatan Pelatihan BUMDesa, sehingga Bupati Sinjai disposisi ke setda dan Setda disposisi ke Dinas PMD dan Dinas PMD membuat Telaahan Staf sebagaimana yang diperintahkan setda kepada PMD melalui disposisinya, dan Dinas PMD mengembalikan Telaahan Staf kepada Bupati.

"Telaahan Staf Bupati disposisi ke Dinas PMD isi disposisinya untuk mempertimbangkan sesuai arahan setda, apakah lembaganya layak untuk melakukan pelatihan dan apakah Dana Desa bisa digunakan untuk itu,"katanya.

"Sehingga kami merasa bahwa apa yang disarankan oleh setda kepada DPMD sudah terjawab dalam Telaahan Staf, maka DPMD bersurat ke desa- desa untuk menyampaikan rencana kegiatan tersebut agar dipertimbangkan untuk diikuti jika dianggap penting, dan jika ada dianggarkan dalam APBDesa," tambah Alwi.
   
Selain itu, atas surat dinas PMD ke desa-desa, maka ada 34 Desa yang menyatakan kesiapannya untuk ikut. Namun, baru 19 yang sudah menyetor atau membayar.

"Rincian RAB dan tahapan kegiatan Pelatihan serta pendampingan selama 6 bulan plus software keuangan Bumdesa serta matriks pelatihan, semua dipegang oleh 19 desa yang sudah membayar," Jelas Alwi.

PEWARTA : SUPARMAN WARIUM
Banner Ops Zebra Polres Bone