Lebih Pilih JK, Husain Abdullah 'Tinggalkan' Golkar

| 18 Juli 2017 | 14.49 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
BONEPOS.COM, MAKASSAR - Bakal calon wali kota Makassar, Husain Abdullah tidak akan lagi ikut berebut rekomendasi Partai Golkar untuk maju di Pilwalkot Makassar, walaupun dirinya salah satu figur eksternal yang dianggap potensial dapat mengendarai Golkar di Makassar.

Hal tersebut lantaran, Uceng sapaan akrab Husain Abdullah tidak dapat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) DPD I Partai Golkar Sulsel yang rencananya akan digelar Selasa 18 Juli 2017. hari ini.

"Awalnya saya diberikan jadwal wawancara oleh tim 9 penjaringan golkar, tanggal 12-13 Juli. Tapi saat itu diundur sampai 17 atau 18 Juli. Nah, di tanggal itu ada kegiatan penting, saya harus dampingi pak JK. Sayang sekali bersamaan dengan kegiatan Pak JK yang tidak mungkin saya tinggalkan," kata Uceng, Selasa 18 Juli 2017.

Uceng menyampaikan permohonan maafnya kepada tim 9 penjaringan Pilkada DPD I Partai Golkar Sulsel, karena tidak bisa mengikuti tes wawancara yang telah dijadwalkan.

Atas kesempatan yang diberikan, Uceng juga menyampaikan terima kasih kepada Partai Golkar, yang telah mengikutsertakan namanya dalam bursa bakal calon usungan di Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Partai Golkar, yang telah memberi saya kesempatan untuk wawancara," tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapanya kepada Partai Golkar, semoga dapat mengusung figur yang dapat memenangkan kontestasi politik nanti.

"Dan saya mengucapkan pula selamat kepada seluruh kandidat yang telah memenuhi undangan wawancara. Semoga mereka dan Partai Golkar mendapatkan hasil yang terbaik, dan kelak berkompetisi sebagai  calon wali kota secara adil dan jujur untuk memimpin kota Makassar," harap Uceng yang dikenal dengan tagline Makassar Bahagia ini.

Penulis : Rahman Hasanuddin
Editor : Rizal Sallem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI