Pengendara Mengeluh, Satlantas Polres Bone Tiap Hari Gelar Razia

- Jumat, Juli 28, 2017
advertise pemkab bone
(Ilustrasi) Satlantas Polres Bone Tiap Hari Gelar Razia.
BONEPOS.COM, BONE - Razia yang dilakukan aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone, di jalan poros Bone-Makassar, tepatnya di Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mulai dikeluhkan para pengendara sepeda motor.

Mereka menilai, razia yang dilakukan setiap hari dan terkesan "sembunyi-sembunyi" itu, sudah mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas, lantaran berlangsung di jalan poros Bone-Makassar.

"Anehnya kok razianya setiap hari ya?  Anehnya lagi kenapa razianya dilakukan di tikungan yang tersembunyi," ungkap Arman, 32 tahun, salah satu pengendara motor kepada Bonepos.com, Jumat sore, 28 Juli 2017.

Selain itu lanjut Arman, razia yang dilakukan ruas jalan rusak, yang tengah dalam perbaikan itu, justru membahayakan pengendara motor.

Hal senada diungkapkan, Anto, 27 tahun, dimana menurut dia, razia yang digelar Satlantas Bone dengan menggunakan mobil patroli itu setiap harinya berpindah-pindah.

"Kemarin juga di jalan Poros Bone-Wajo tepatnya di Tellu Siattinge juga digelar razia serupa, petugasnya juga itu-itu terus, sudah satu minggu malah," ujarnya.

Hanya saja, lanjut Anto hari ini dia memilih untuk menunggu di pinggir jalan hingga razia itu selesai, pasalnya kebiasaan oknum Polantas saat memberhentikan penggendara selalu mencari-cari kesalahan.

"SIM dan STNK saya ada, motor juga lengkap, cuma terkadang kalau dirazia mereka (oknum Polantas) biasanya mencari-cari kesalahan. Kemarin saja saya hampir ditilang hanya karena tidak ada tali pengaman helm," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan Bonepos.com, selain sepeda motor dan mobil pribadi, petugas juga memberhentikan kendaraan pengangkut barang, seperti truk dan pick up.

Akibat dari razia itu, ratusan kendaraan baik dari arah Makassar maupun sebaliknya terjebak macet sepanjang 500 meter, lantaran pengendara yang menghindari razia memarkir kendaraan mereka dipinggir jalan.

Penulis : Amry Amas
Editor : Rizal Saleem
Meikarta