Remaja Masjid Mappesangka Kajian Islami Lewat Program Kerja

| 30 Juli 2017 | 13.16 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kajian Islami Pengurus Remaja Masjid Desa Mappesangka. (BONEPOS.AMRY)

BONEPOS.COM, BONE - Remaja Masjid Desa Mappesangka Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggelar kajian islam lewat Program Kerja (Proker) yang pertama kalinya sejak dibentuk beberapa bulan lalu, Minggu 30 Juli 2017.

Kegiatan ini dihadiri kepala Desa Mappesangka, Andi Rasdi Sumange dan unsur perangkat Desa setempat serta tokoh masyarakat. Hadir sebagai pemateri yakni ketua DPC Wahdah Islamiyah Andi Muh. Tang.

Kepala Desa Mappesangka, Andi Rasdi Sumange, membuka secara resmi kegiatan Program Kerja, (Proker) Remaja Masjid Desa Mappesangka. Dalam sambutannya Remaja Masjid adalah generasi penerus bangsa dalam melanjutkan pembangunan negara ini kedepan.

"Olehnya itu Remaja Masjid perlu melakukan kegiatan yang positif dalam menangkal segala perbuatan yang tercela,"katanya.

Saat ini kata dia, sudah banyak remaja di Indonesia terindikasi pengguna narkoba, yang dampaknya merusak kehidupan para remaja. Dengan adanya kegiatan remaja masjid ini, anak muda ini bisa membentengi diri hal-hal yang positif.

Dalam kajian Islamnya Ustadz Andi Muh. Tang, mengungkapkan Apa saja problematika yang dihadapi oleh remaja di hari ini? Dalam kaitannya dengan tema yang diangkat yakni Menjadi Remaja Berjuta Pesona."

Terlebih apabila dikaitkan dengan masing-masing person dari remaja, maka problematika yang ditemukan akan sebanyak jumlah remaja yang ada itu sendiri. Karena setiap orang memiliki problem yang khusus yang mungkin tidak ditemukan pada orang lain. Namun secara umum, problematika remaja  di hari ini akan terkumpul pada beberapa poin yang akan disebutkan.

“Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim” (Hadits riwayat Ibnu Majah). Hal ini bisa dilihat dengan minimnya jumlah remaja yang hadir pada majelis-majelis ilmu dan pengajian keislaman. Kebanyakan remaja malahan memilih untuk nongkrong di pinggir jalan, mengotori mata di mall, atau melakukan aktivitas yang tidak ada manfaatnya bagi kehidupan dunia dan akhiratnya,"papar Andi Muh. Tang.


Penulis : Amry Amas
Editor : Jumardi Ramling
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI