Soal Kasus OTT Oknum Kepsek, AKP Hardjoko: Kita Tunggu Kepastian Regulasi dari Kemenag

| 21 Juli 2017 | 20.04 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
AKP Hardjoko, Kasat Reskrim Polres Bone. (BONEPOS/IWAN)
BONEPOS.COM, BONE - Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bone, MS 50 tahun, yang diamankan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melalui operasi tangkap tangan (OTT), Kamis 20 Juli kemarin, akhirnya telah selesai diperiksa.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko mengatakan jika saat ini pihaknya belum menetapkan oknum Kepala Sekolah tersebut sebagai tersangka, pasalnya dugaan tindakan pungli dilakukannya masih menunggu regulasi dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone.

"Kita tunggu regulasi dari Kementerian Agama Kabupaten Bone terkait pembayaran seragam dan pembangunan yang dibebankan oleh siswa." Kata Hardjoko, saat dihubungi Bonepos.com, Jumat 21 Juli 2017.

Diiberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Kabupaten Bone melakukan operasi tangkap tangan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone, jalan Sukawati, Watampone, Kamis, 20 Juli 2017. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyita uang yang dibungkus di dalam amplop.

Dalam OTT itu, diamankan dua orang yang diduga telah melakukan pungutan liar untuk biaya pengadaan baju seragam sekolah dan biaya pembangunan sekolah MAN 1 Watampone pada penerimaan siswa/siswi baru tahun ajaran 2017/2018. Salah satu yang diamankan adalah kepala Sekolah MAN 1 Watampone.

Penulis : Iwan Taruna
Editor : JRizal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI