Tim Akreditasi Kemenkes Nilai Dua Puskesmas di Sinjai

- Rabu, Juli 26, 2017
advertise pemkab bone
Dua Puskesmas di Sinjai Dinilai oleh Tim Surveior 

BONEPOS.COM, SINJAI - Dua Puskesmas di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dinilai Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dari Kementerian Kesehatan. Penilain tersebut telah berlangsung di Puskesmas Samaenre dan Puskesmas Panaikang.

Kedua Puskesmas tersebut menyatakan kesiapannya untuk menjalani penilaian yang dilaksanakan oleh Tim Surveior. Hal ini diutarakan oleh kepala Puskesmas samaenre dr. A. Wahyu Adeliah Dachlan meskipun pihaknya merasa masih banyak kekurangan namun tidak mengurungkan niatnya untuk melaksanakan akreditasi.

Menurutnya, pada kesempatan ini, tim surveior untuk Puskesmas Samaenre yang terdiri dari 3 orang yakni drg. Nurnaini Irias Tuti, M.Kes, dr. Lita Tarumasely dan dr. Bagus Sukaswara W, akan memperkenalkan diri dan menyatakan maksud dan tujuannya datang menilai di Puskesmas.

Dalam pemaparannya yang diwakili oleh dr. Lita Tarumasely sebagai ketua tim, tujuannya datang ke Puskesmas Samaenre untuk menilai kesesuaian penyelenggaraan Administrasi Manajemen, penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan juga Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) di Puskesmas.

Selain itu, dengan persyaratan yang ada pada standar akreditasi, Tim juga menilai sejauh mana Puskesmas mampu menyelenggarakan pelayanan yang sesuai dengan persyaratan peraturan perundangan yang berlaku untuk pelayanan Puskesmas, dan juga menilai upaya perbaikan berkesinambungan yang dilakukan oleh Puskesmas dalam penyelenggaraan pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan dr. A. Suryanto Asapa berharap bahwa penilaan ini tidak cukup kalau hanya lulus, tetapi bagaimana untuk kedepannya kita mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih bermutu dan berkualitas.

"Saya berharap agar kedepannya kita mampu meningkatkan pelayanan kita terhadap masyarakat yang lebih bermutu dan berkualitas, dan untuk lebih meningkatkannya, kita harus selalu menganggap bahwa penilaian lulus ini tidak cukup untuk dijadikan tolak ukur," Harap Suryanto Asapa.


Penulis :Suparman Warium
Editor : Jumardi Ramling
Meikarta