Berkunjung ke Sinjai, Ini Janji Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI

- Senin, Agustus 28, 2017
advertise pemkab bone
SInjai, KKP RI, Sabirin Yahya, Bonepos
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Syarif Hijaya mengunjungi Kabupaten Sinjai, Senin 28 Agustus 2017. (BONEPOS/SUPARMAN).
BONEPOS.COM, SINJAI - Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Syarif Hijaya mengunjungi Kabupaten Sinjai dalam rangka dialog dengan para nelayan di Kabupaten Sinjai, Senin 28 Agustus 2017.

Dalam kunjungan tersebut, dirjen didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Sulkaf S Latief, MM bersama Bupati Sinjai, Ketua DPRD Sinjai, dan Dandim 1424 Sinjai.

Bupati Sinjai, H Sabirin Yahya,  S Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa perikanan dan kelautan merupakan sektor andalan di Kabupaten Sinjai dengan jumlah nelayan 8.544 orang dan total 2.014 unit kapal. Dijelaskannya pula jika enis alat tangkap yang digunakan adalah purse seine, jaring insang hanyut, jaring insang tetap, pancing tonda, dan pancing ulur.

"Nelayan Sinjai melakukan kegiatan penangkapan ikan di delapan provinsi seperti Jatim, Bali, NTB, NTT, Sultra, Maluku, Jabar, dan Papua dengan menggunakan kapal ukuran 10 sampai 30 GT dengan alat tangkap pancing tonda atau hand line." Jelasnya.

"Salah satu kendala yang sering dialami nelayan adalah SIPI atau Surat Izin Penangkapan Ikan Andon dari Provinsi Sulsel tidak berlaku pada delapan provinsi tersebut karena tidak adanya perjanjian kerjasama atau MoU antara Gubernur Sulsel dengan provinsi di mana nelayan Sinjai melakukan kegiatan penangkapan ikan," tambahnya.

Bupati juga turut menyampaikan harapannya agar Dirjen Perikanan Tangkap dapat memfasilitasi pelaksanaan perjanjian kerjasama antar Gubernur serta untuk pelayanan perizinan surat kap di atas 30 GT agar dibuka gerai di Sulsel untuk mendekatkan pelayanan kepada nelayan pemilik kapal perikanan tangkap sehingga sangat relevan dengan visi misi Kabupaten Sinjai yaitu Terwujudnya Sinjai Bersatu yang sejahtera, unggul dalam kualitas hidup dan terdepan dalam pelayanan publik.

Sementara itu, dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Syarif Hijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Presiden telah menegaskan jika laut adalah masa depan bangsa.Tanpa nelayan, semua tidak mungkin makan ikan.

"Pusat Pelelangan Ikan (PPI) di Sinjai akan masuk dalam program Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sejumlah program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI adalah  sejumlah Gerai Perizinan, Asuransi Bagi Nelayan, Pembersihan Kampung Nelayan, dan Pengurusan Izin Bagi Nelayan. Untuk itu, di Sinjai kami akan buka Gerai Perizinan tapi sebelumnya akan kami lakukan pengukuran," jelasnya.

Dalam acara tersebut berlangsung penyerahan santunan bagi nelayan yang meninggal almarhum Sudirman yang diterima oleh ibu Dawatiah selaku ahli waris sebesar 160 juta rupiah. Santunan diserahkan oleh Bupati Sinjai didamping, Dirjen Perikanan Tangkap dan Kepala Cabang PT Jasindo.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Rizal Saleem
Meikarta