Ini Dia Si Pembuat Songkok To Bone yang Dikenakan Jokowi, Segini Harganya

- Kamis, Agustus 17, 2017
advertise pemkab bone
Songkok To Bone Dikenakan Jokowi
Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 16 Agustus 2017.  (BONEPOS/IST).

BONEPOS.COM, BONE - Songkok Recca pamiring ulaweng (Songkok To Bone) yang dikenakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membawakan pidato kenegaraan di sidang tahunan serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Kemerdekaan RI di Gedung MPR/DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, ternyata asli hasil karya warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut terungkap saat sang pembuat songkok to bone atau yang dikenal juga dengan sebutan songkok recca ini mengunggah sebuah status di jejaring sosial facebook, miliknya Rabu 16 Agustus 2017.

"Alhamdulillah hasil karya kami sudah dipakai pak Jokowi tinggi emas 8 cm, terima kasih pak gubernur atas kepercayaannya kepada kami," demikian tulis akun atas nama AjiRatna di akun facebook-nya.

Senada dengan hal itu, salah seorang rekan Aji Ratna, Heldryana Ridha Amdar turut mengunggah sebuah status yang berisi ucapan selamat kepada Aji Ratna karena songkok buatannya dikenakan Jokowi.

"Ciee bapak Presiden Pak Jokowi pake baju adat Bugiss. Songko' Recca yg dipake pun dari Bone By kk Ajiratna Ratna Cuccokkk deh bapak Presiden,"

Sementara itu, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi yang melihat melalui siaran televisi Presiden Jokowi mengenakan songkok to Bone dalam sidang MPR mengaku sangat bangga.

"Harga tergantung bahan emas yang digunakan, karena setiap satu centimeter sulam emas itu harganya 8 juta (1 ringgit-red)," kata Fahsar kepada wartawan, Rabu 16 Agustus 2017.

Kalau dihitung dari tinggi emas pada songkok yang dikenakan Jokowi, hampir dipastikan nilai songkok itu hampir mencapai puluhan juta rupiah.

Untuk diketahui, penggunaan songkok recca diyakini dimulai pada zaman pemerintahan Raja Bone ke-31 yang bernama Andi Mappanyukki. Kala itu, kata dia, songkok recca yang dipakai dapat menunjukkan strata sosial dari pemakainya.

Dahulu songkok recca hanya digunakan oleh raja dan dilapisi oleh emas sungguhan yang berbentuk benang. Semakin banyak lapisan benang emasnya maka semakin menunjukkan tingkat strata sosial di masyarakat.

Namun, seiring perubahan zaman, songkok recca saat ini sudah dapat digunakan oleh beragam kalangan tanpa memandang strata sosialnya.

Meski demikian, sebagian masyarakat masih ada yang mempertahankan kesakralannya dengan tak ingin sembarangan menggunakan songkok recca.

Penulis   : Iwan Taruna
Editor     : Rizal Salem
Meikarta