Kian Memanas, Keluarga Polisikan Oknum Bidan PKM Libureng yang Diduga Lalai Tangani Persalinan

- Selasa, Agustus 01, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM, BONE – Seorang bayi yang dilahirkan tenaga kesehatan Bidan oleh UPTD Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone meninggal dalam persalinan oleh ibu bayi bernama Dahlia, (42) warga Desa Tappale Kecamatan Libureng. Kini, Orang tua beserta keluarga shock atas kematian bayi tersebut karena diduga kelalaian dalam pelayanan kesehatan tersebut, sehingga memutuskan untuk melaporkan ke pihak yang berwajib.

Dalam laporan polisi nomor : LP/328/VII/SPKT Polres Bone tanggal 30 Juli 2017. Pelapor Hikmah, keluarga korban melaporkan oknum bidan karena diduga kelalaian menyebabkan kematian bayi Dahlia pada tanggal 8 Juli 2017 lalu.

Pelapor Hikmah, mengatakan pada saat pasien orang tua bayi Dahlia menjelang fase melahirkan dan membutuhkan observasi oleh petugas  Puskesmas Camming Kecamatan Libureng yang bertugas saat itu berinisial AN dan IR tidak memberikan standar pelayanan kebidanan kepada korban sehingga janin meninggal dunia.

BACA JUGA: Oknum Bidan Puskesmas Libureng Diduga Lalai, Bayi Meninggal Saat Persalinan

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan saat itu sehingga kami melaporkan ke polisi agar bisa ditindaki dan menjadi pelajaran,” ujar Hikmah.

Sementara itu, dalam laporan dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bone ini sudah diketahui oleh Kepala Satuan Reskrim Polres Bone.

“Baru tadi malam laporannya, saya akan pelajari terlebih dahulu,” ujar AKP Hardjoko, Kasat Reskrim Polres Bone.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Anwar, mengatakan telah mengetahui laporan keberatan warga atas kematian seorang bayi di Puskesmas Kecamatan Libureng dan dijadwalkan besok (hari ini-Red), bidan serta Kepala Puskesmas  dipanggil untuk menghadap ke Kepala Dinas Kesehatan, Andi Besse Kasma Padjalangi.

“Kita panggil dulu mengetahui kronologinya, apakah sudah sesuai prosedur atau bagaimana, setelah itu baru kami bertindak,” ujarnya. (Caca)

Editor : Rizal Saleem
Meikarta