Preman Merangkap Jadi Tukang Parkir Liar Resahkan Warga Bone, Tolong Dirazia!

- Senin, Agustus 28, 2017
advertise pemkab bone
Tukang Parkir Liar di Lapangan Merdeka
Suasana parkiran kendaraan di Lapangan Merdeka Bone. (BONEPOS/DOK).
BONEPOS.COM, BONE - Warga yang kerap berkunjung di Lapangan Merdeka Watampone dan Taman Arung Palakka Kabupaten Bone Sulawesi Selatan dibuat resah dengan aksi tukang parkir liar. 

Para tukang parkir ini tidak segan memaksa pemilik kendaraan untuk membayar parkir. Padahal, tempat yang menjadi icon kota beradat itu merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang tentunya tidak mengenakan biaya parkir.

Salah seorang pengunjung, Ardiansyah mengaku kesal dengan ulah tukang parkir liar yang bergerombol itu lantaran mengancam jika tidak diberikan uang parkir.

"Waktu kita parkir motor mereka tidak ada, begitu kita mau pulang langsung dimintai uang," ungkapnya kepada Bonepos.com, Minggu malam, 27 Agustus 2017.

Santi, pengunjung lainnya, mengungkapkan hal yang sama, dimana saat ingin naik di motornya dia malah dipaksa untuk membayar parkir sebesar Rp 2 ribu.

"Awalnya saya kasih uang seribu namun dia menolak katanya 2 ribu. Lalu saya tidak mau bayar dia malah mengancam saya dengan memperlihatkan pisau, jadi saya bayar lalu tancap motor saya," keluhnya.

Santi menambahkan, sebenarnya tidak masalah kalau mereka meminta pengendara untuk membayar parkir asalkan itu resmi dan ada karcis yang diberikan.

"Saya minta karcisnya katanya tidak ada dan tidak ada juga rompi digunakan. Ini sudah berbahaya dan perlu diantisipasi, Polisi dan Satpol harus razia," tambahnya.

Penulis   : Iwan Taruna
Editor     : Jumardi Ramling
Meikarta