Soal Bayi Meninggal, Kadinkes Bone: Tindakan Bidan Sesuai Prosedur

- Selasa, Agustus 01, 2017
advertise pemkab bone

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Andi Kasma Padjalangi akhirnya angkat bicara soal polemik bayi yang meninggal di UPTD Puskesmas Camming Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Selain itu, oknum bidan yang dilaporkan ke Polres Bone itu juga sudah dimintai keterangannya langsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watampone Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Senin, 31 Juli 2017 kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Andi Kasma Padjalangi mengatakan jika oknum bidan dan Kepala Puskesmas yang dipanggil menghadap diruangannya itu tidak ada masalah dalam melakukan pelayanan terhadap bayi yang meninggal dan bahkan sudah dinyatakan sesuai dengan standar operasional.

“Orang tuanya tidak mempermasalahkan karena sudah ada tandatangannya menerima rujukan. Soal proses hukumnya itu kita serahkan kepada pihak berwajib,” ujar Andi Kasma Padjalangi melalui via sambungan telponnya, Selasa, 1 Agustus 2017.

Sementara itu, Pelapor hikmah, mengatakan jika kasus ini ada keganjilan lantaran pihak Puskesmas mendatangi korban seminggu telah melakukan persalinan dengan memberikan surat tidak keberatan atas persalinan yang menewaskan bayinya.

“Ibu bayi itu yang bertandatangan sedang suaminya tidak ada saat itu dan kini marah. Saat itu posisi Ibu sedang depresi,” ujar Hikmah.

Kendati demikian, Pelapor Hikmah mengaku juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala Puskesmas Libureng atas laporannya diduga atas kelalaian yang menyebabkan kematian bayi dari ibu Dahlia warga Desa Tappale Kecamatan Libureng Kabupaten Bone.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko mengatakan, kalau kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. (caca)


Editor     : Jumardi Ramling
Meikarta