Tambang Ilegal di Sinjai Kembali Beroperasi

| 30 Agustus 2017 | 00.10 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Sinjai, tambang ilegal, bonepos
Ilustrasi
BONEPOS.COM, SINJAI -  Sebuah tambang ilegal di kabupaten Sinjai yang sudah lama tidak dioperasikan, kini kembali dibuka dan melakukan aktivitas seperti biasanya.
 
Beroperasinya tambang ilegal ini, diduga lantaran adanya toleransi yang "kebablasan" oleh pihak berwenang sehingga para pelaku pun merasa bebas melakukan penambangan secara ilegal di wilayah Sinjai Selatan dan Sinjai Timur.

Saat ditanya terkait hal tersebut, Kanit Tipidkor polres Sinjai, Bripka Aspar mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi dari pihak polsek setempat terkait adanya dugaan tambang ilegal yang dioperasikan.

"Kami belum monitor tentang adanya tambang ilegal yang beroperasi di wilayah itu, dan juga belum mendapat informasi dari polsek setempat pak," ungkap Aspar.
 
Sementara itu, kapolsek Sinjai Timur Ajun Komisaris Polisi Muh Syukur yang dihubungi Bonepos.com, mengatakan bahwa pihaknya juga belum mengetahui tentang dugaan adanya tambang ilegal yang telah beroperasi diwilayah kerjanya.

"Kami juga belum tahu tentang itu pak, tapi perlu di A1 kan dulu, apakah mereka menggunakan alat berat atau alat manual, dan insya Allah kami akan mencari tahu dan menemui siapa pemilik tambang itu pak," kata Muh Syukur.

Salah satu pemilik tambang di Sinjai yang tidak ingin namanya dipublikasikan, mengatakan bahwa pihak terkait seharusnya bertindak tegas terhadap pemilik tambang yang belum memiliki izin. Sebab, tidak adil jika ada pemilik tambang yang ilegal dan seenaknya melakukan pertambangan tanpa dilengkapi dokumen atau izin dari provinsi.

"Kami harap pihak berwenang agar tidak terkesan menutup mata, sebab kami ini telah bersusah payah mengurus dan melengkapi dokumen atau izin tambang dengan biaya yang cukup besar, jadi tentu ini tidak adil apabila pihak berwenang membiarkan para pelaku dan pemilik tambang ilegal itu terus beroperasi dan setidaknya mereka harus berusaha untuk mengurus dokumen atau izin tambang di provinsi," harapnya.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Rizal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI