Terungkap, Ini Fakta Warga Parepare yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

- Jumat, Agustus 25, 2017
advertise pemkab bone
Parepare, pembunuhan, Bonepos
Warga Pare-pare ditemukan tewas bersimbah darah, Jumat 25 Agustus 2017.
BONEPOS.COM, PAREPARE - Hj Saripa Jauhara 71 tahun warga kota Parepare yang ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di sebuah tokoh kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, diduga dibunuh oleh saudaranya sendiri, Jumat 25 Agustus 2017.

Hal itu menguak, setelah pihak kepolisian Polres Parepare mengambil keterangan dari keluarga dekat korban. Bahkan sebelum, korban ditemukan meninggal dirinya pernah bercerita kepada kemanakannya yakni Syeh Umar 45 tahun.

Dari keterangan Syeh, peristiwa meninggalnya Hj Saripa Jauhara itu baru diketahuinya pada pukul 10.30 WITA. Namun, PNS Kemenag Parepare ini mengaku kalau korban sebelumnya pernah berbicara dengannya dirinya,.

"Korban (Hj Saripa Jauhara) pernah berbicara dan berkata bahwa bilamana saya mati nantinya sudah pasti yang membunuh saya adalah saudara saya,"ucap Syeh menirukan perkataan korban kalah itu.

Fakta lain, dari keterangan Hamka 35 tahun pekerjaan tukang parkir, yang mana dirinya juga baru mengetaui kejadian itu pada pukul 10.30 Wita. Hamka mengaku, kalau telah terjadi permasalahan didalam rumah itu.

BACA JUGA: Ngeri, Warga Parepare Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Namun warga sekitar tidak ada yang berani masuk, hanya saat itu dirinya bertemu sengan saksi Hj Sarifa Ummi Kalsum dan bertanya ada apa didalam rumah?. Ummi Kalsum yang juga saudara korban itu lantas menjawab sudah martimi Hj Sarifa Juhari diatas rumah depan kamarnya.

Mendengar ucapan saksi, hamka pun sontak bergegas dan memastikan, sehingga dirinya masuk dan naik ke atas rumah, alhasil dirinya melihat korban tidak bergerak dengan posisi miring berlumuran darah.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut diduga dibunuh, yang mana saat ini pelaku dalam proses penyelidikan.

"KSPKT bersama piket fungsi Polres Parepare mendatangi TKP dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergeletak didepan pintu kamar lantai dua dengan berlumuran darah terseret dimulai dari dalam kamar,"kata Dicky.

Lebih jauh Dicky Sondani mengatakan bahwa, pada saat kejadian selain korban yang berada dalam rumah, dirinya ditemani dua orang saudaranya, yakni Kakak korban Hj Sarifa Ummi Kalsum 80 tahun dan adik korban, Hj Sarifa Azisa 64 tahun.

"Ke dua saudara korban sudah diamankan di Mapolres Parepare guna penyelidikan lebih lanjut,"terang Dicky.

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Rizal Saleem
Meikarta