Dosen UNG Ayuddin, Presenter Terbaik Konferensi International di Surabaya

| 18 September 2017 | 12.27 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:

Dosen UNG Ayuddin, Presenter Terbaik  Konferensi International di Surabaya
BONEPOS.COM, GORONTALO - Dosen Prodi Tehnik Sipil Fakultas Tehnik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Ayuddin, S.Pd., S.T., M.T terpilih sebagai presenter terbaik  pada  konferensi international  di kampus Universitas Negeri Surabaya, 12-13 September 2017.

Ditemui media di kampusnya, Senin (18/9/2017) Ayuddin mengatakan konfrensi ini mengusung tema, Home Economics Toward Sustainable Development Goals (SDGs). Para peserta berasal dari kampus dan peminat lainnya dari dalam dan luar negeri.

Ayuddin memaparkan makalah dengan pokok masalah, soal material lokal untuk kepetingan masyarakat dalam menaikkan tingkat ekonomi masyarakat.

Material yang dipresentasikan adalah material kulit jagung. Kulit jagung ini diteliti untuk dipresentasikan karena hampir seluruh masyarakat Gorontalo menganggap kulit jagung adalah sampah dan tidak memeliki manfaat.

Maka, kulit jagung diamati dan dilakukan pengujian struktur kimia yang difokuskan pada pengujian (kalibrasi) kekuatan kulit jagung.

Pengujian dilakukan untuk mengetahui kualitas bahan baku sebelum diproses dan diproduksi untuk diperdagangkan.

"Ternyata, kulit  jagung ini bisa dimanfaatkan untuk Home Economics seperti hiasan rumah tangga, tas, bahkan baju dengan kreasi yang lebih tinggi," tandasnya.

Tujuan konferensi tersebut adalah: mengidentifikasi ilmu terapan di bidang Home Economics, terutama mengenai kebutuhan dasar manusia (makanan, pakaian, perawatan kesehatan, dan pendidikan).

"Tujuan lain menentukan kecenderungan penelitian di bidang  ekonomi rumah tangga, serta menentukan kesempatan dalam mendapatkan hak intelektual (paten, hak cipta, desain), tegasnya.

Menganalisis pengembangan teknologi untuk mendukung peluang industri kewirausahaan dan kreatif, dan  membangun dan memperbaiki jaringan Home Economics untuk penelitian kolaboratif dan / atau penerbitan artikel kolaboratif, katanya. (yahya)


Editor     : Jumardi Ramling
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI