Dugaan Pungli Pengesahan STNK, SEMMI Sorot Kinerja Samsat Sinjai

- Senin, September 18, 2017
advertise pemkab bone

Dugaan Pungli Pengesahan STNK, SEMMI Sorot Kinerja Samsat Sinjai
BONEPOS.COM, SINJAI - Kinerja Samsat Kabupaten Sinjai yang diduga telah memungut biaya pengesahan STNK yang tidak sesuai ketentuan akhirnya mendapat tanggapan keras dari organisasi kemahasiswaan Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia atau SEMMI Sinjai.

Hal itu diungkapkan Dewan pengurus cabang SEMMI Sinjai Sinjai, Ilham. Dia sangat menyayangkan adanya oknum petugas samsat Sinjai yang melakukan pungutan pengesahan STNK yang tidak sesuai dengan Print Out.

"Ini "Aroma Pungli" dan saya selaku ketua umum SEMMI Sinjai mengecam kinerja oknum petugas Samsat yang melakukan pungutan pengesahan yang lebih dari ketentuan. Ini harus disikapi," Ungkap Ilham kepada Bonepos.com, Senin 18 September 2017.

Diberitakan sebelumnya, FA (19) salah satu warga Kelurahan Sangiangseri Kecamatan Sinjai Selatan yang diduga menjadi korban "pungli" di kantor Samsat kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Fa yang datang untuk membayar STNK di kantor Samsat Sinjai saat itu terpaksa harus mengocek uang saku miliknya lantaran biaya STNK yang harus ia bayar melebihi dari nilai rupiah yang tertera di print out STNK miliknya.

Saat itu, Fa datang kekantor Samsat tidaklah sendirian, melainkan saat itu ditemani oleh teman kuliahnya berinisial NR (19).

Fa mengakui kalau dirinya saat itu disuruh membayar oleh salah satu oknum petugas yang berada di loket 1.

"Saya datang kekantor samsat hari kamis kemarin bersama teman untuk membayar biaya pengesahan STNK motor. Namun, setelah sampai di loket satu, saya dimintai uang dan disuruh membayar oleh salah satu petugas di loket satu senilai Rp 235.000, sedangkan yang tertera di cetakan prin out pengesahan STNK hanya Rp 198.000, tentunya saya kaget pak dan nyaris meminjam uang ke teman saya pak," Ungkap Fa.

Fa juga mengakui bahwa dirinya sudah dua kali mengalami kejadian seperti ini. Pada bulan Agustus lalu dirinya juga datang ke kantor samsat sinjai untuk membayar biaya pengesahan STNK motor milik bapaknya. Ironisnya, lagi-lagi dirinya dimintai biaya pembayaran yang lebih dari nilai yang tercantum di print out pengesahan STNK.

"Saya sudah dua kali mengalami hal yang sama pak, saat itu saya datang untuk membayar pengesahan STNK milik bapak saya, dan saya disuruh membayar Rp. 233.000,- padahal nilai yang tercantum di prin out pengesahan STNK, hanya senilai Rp 189.000," Jelas Fa.

Hingga berita ini diturunkan, Kanit Regident Polres Sinjai Ipda Lasinrang belum memberi tanggapannya.


Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Jumardi Ramling
Meikarta