Inilah Highlight Sriwijaya Fc Vs PSM Makassar

- Senin, September 18, 2017
advertise pemkab bone
Sriwijaya Fc Vs PSM Makassar
Laga antara PSM Makassar vs Sriwijaya FC (FOTO:Instagram,liga1match).
BONEPOS. PALEMBANG - Pertandingan dramatis terjadi dalam lanjutan gojek traveloka liga 1 di oekan ke-24 antara  Sriwijaya FC melawan tamunya PSM Makassar, di Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu 17 September 2017.

Riene Albert pelatih PSM Makassar yang memasang target  3 poin untuk menjaga persaingan perebutan juara tampil menyerang dari menit awal.

Bermain di hadapan para pendukungnya, Laskar Wong Kito juga tidak mau kehilangan momentum. Beberapa peluang didapat oleh Hilton Moreira dan Alberto Goncalves. PSM Makassar kebobolan pada menit 13. Berawal dari umpan Tijani Belaid di sisi kanan pertahanan PSM, Hilton tanpa ampun melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Rivki Mokodompit.

Jual beli serang masih tetap terjadi namun Keunggulan Sriwijaya FC bertahan hingga babak pertama usai.

Ingin mengejar ketinggakn  PSM langsung menarik keluar Pavel Purishkin dan memasukkan Zulham Zamrun di awal babak kedua.

Berniat mengejar ketinggalan  PSM malah kembali kebobolan  menit 49. Berawal dari umpan silang di sisi kiri pertahanan PSM, Hilton Moreira mampu menanduk bola namun masih tertahan oleh mistar gawang. Bola liar di depan gawang mudah saja diceploskan oleh Beto dan menambah keunggulan Sriwijaya.

Tertinghal 2-0 PSM semakin gencar mengurung pertahanan Sriwijaya, Hasilnya hanya dalam waktu dua menit PSM Mampu menyamakan kedudukan lewat Gol Ferdinand Sinaga dan william Pluim melalui skema tendangan bebas.

Kedudukan dua sama tidak bertahan begitu lama Tijani Belaid mampu membuat Sriwijaya kembali unggul. Dia melepaskan tendangan bebas ke arah pojok kanan gawang yang tak mampu dihalau Rivki Mokodompit.

Hebatnya, dalam tempo kurang dari 10 menit, PSM kembali membalikkan keadaan. Ferdinand Sinaga kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kemudian ditambah oleh Steven Paulle yang memanfaatkan tendangan pojok.


Meikarta