Kopel Indonesia dan Lmpi Sulsel Cetak Investigator dan Advokasi di Kawasan Wisata Malino Gowa

- Kamis, September 21, 2017
advertise pemkab bone
Kopel Indonesia dan Lmpi Sulsel Cetak Investigator dan Advokasi di Kawasan Wisata Malino Gowa
BONEPOS.COM, MAKASSAR - Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia dan Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi Selatan mengelar Training Investigasi dan advokasi bagi pengurus dan anggota laskar merah putih indonesia sulawesi selatan serta masyarakat umum pada tanggal 20-23 September 2017.

Kegiatan tersebut dibuka secara bersama oleh direktur Kopel Indonesia , Syamsuddin Alimsyah dan  Ketua LMPI Sulsel ,Andi Nur Alim di Batulapisi Kelurahan Malino kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Rabu 20 September 2017 malam.

Ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim, mengatakan Training Investigasi dan advokasi ini sebagai program LMPI Sulawesi Selatan di Biro Investigasi dan Pemberantasan Korupsi  bersama Kopel Indonesia dengan Materi yang di bawakan oleh Pemateri yang memiliki keilmuan dan pengalaman di bidang investigasi dan advokasi untuk mencetak investigator dan advokasi yang Profesional dalam menjalankan tugasnya dari Lembaga.

Direktur Kopel Indonesia,Syamsuddin Alimsyah, mengatakan untuk menjadi seorang investigator dan advokasi perlu ada pengetahuan khusus untuk bekal dalam menjalankan tugas investigasi dan advokasi dilapangan sehingga di perlukan peningkatan sumber daya manusia  yang menjadi kebutuhan dasar bagi organisasi masyarakat khususnya lmpi sulsel.

Reno setiawan peserta perwakilan lmpi kota makassar, menyambut baik program kopel Indonesia dan LMPI sulsel terkait peningkatan sumber daya manusia bagi anggota dan masyarakat umum sehingga kedepan akan  menjalankan tugasnya secara profesional sehingga program pelatihan investigasi dimana investigasi adalah upaya penelitian, penyelidikan, pengusutan, pencarian, pemeriksaan dan pengumpulan data, informasi, dan temuan lainnya untuk mengetahui/membuktikan kebenaran atau bahkan kesalahan sebuah fakta yang kemudian menyajikan kesimpulan atas rangkaian temuan dan susunan kejadian dapat dijalankan secara profesional termasuk menjalankan kerja kerja advokasi advokasi di masyarakat.

Reno berharap program ini berkelanjutan sehingga menghasilkan kader investigator dan tenaga advokasi yang profesional. (*).

Penulis   : Ilham Iskandar
Editor     : Rizal Saleem
Meikarta