KPPD: Kompleksitas Pemilu Butuh Perhatian

- Senin, September 18, 2017
advertise pemkab bone
KPU, Pemilu, Bonepos
BONEPOS.COM, BANTEN - Rumitnya penyelenggaraan Pemilu butuh perhatian dari semua pihak, termasuk masyarakat hingga akar rumput. Salah satunya untuk menciptakan skenario menghadapi kompleksnya pemilu bisa melalui diskusi yang berkelanjutan, karena bisa memunculkan gagasan dari banyak pihak.

Hal itu diungkapkan oleh aktivis Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Provinsi Banten, Yogi Iskandar, usai penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka memperingati Hari Demokrasi Internasional, dengan tema: Menjadikan Hari Demokrasi Internasional sebagai Momentum Memperkokoh Pemilu 2019, Senin 18 September 2017 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten.

“Terbukti dari FGD kali ini, muncul ungkapan tentang kompleksnya pelaksanaan teknis pada pemilu sebelumnya, seperti Pilkada Banten 2017. Sehingga masyarakat dalam forum diskusi seperti ini bisa menyampaikan gagasan dan usulan bagi penyelenggara dan pemerintah,” kata Yogi.

Acara ini dihadiri oleh semua Komisioner KPU Banten, Komisioner Bawaslu Banten, Eka Satya Laksmana, dan General Manager Radar Banten, Mashudi Sebagai pembicara. Sementara peserta berjumlah 43 orang yang berasal dari kalangan masyarakat dan organisasi kepemudaan.

“Kompleksitas pemilu butuh perhatian semua pihak, hal ini menjadi penting karena berkaitan dengan pemimpin yang akan kita pilih. Maka dalam prosesnya harus sukses dan menghasilkan pemimpin representasi rakyat, baik untuk mengisi kursi DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden,” kata Yogi.

Ketua KPU Banten, Agus Supriatna apresiasi acara FGD yang diselenggarakan KPPD dan KPU Banten. Dia mengatakan terbuka dengan ide dan gagasan masyarakat, dalam melakukan edukasi demokrasi dan kepemiluan.
“Bagus sekali acara seperti ini untuk menyerap ide dan gagasan masyarakat,” kata Agus, saat membuka acara tersebut.

Editor     :Rizal saleem
Meikarta