Diduga Depresi karena Penyakit, Pria ini Nekat Iris Leher Sendiri

| 30 Oktober 2017 | 16.51 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Diduga Depresi karena Penyakit, Pria ini Nekat Iris Leher Sendiri

BONEPOS.COM, BONE - Warga Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan dengan aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan Aride alias Raja Bin Tajeng 49 tahun, Senin, 30 Oktober 2017.

Bukannya mendekatkan diri pada Tuhan atas penyakit yang dideritanya, Pria asal Kelurahan Kahu, Bontocani itu malah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara mengiris leher sendiri menggunakan pisau. Selain itu, Aride juga diduga memukul mukanya dengan benda tumpul hingga memar.

Akibatnya, Aride mengalami luka yang cukup parah di bagian leher hingga membuatnya nyaris tewas. Beruntung aksi nekat Aride itu diketahui warga sehingga nyawa suami Nurhayati tersebut bisa diselamatkan.

"Korban menderita luka di bagian leher akibat sayatan benda tajam. Selain itu ada juga luka pada bagian perutnya serta mukanya memar," kata Kapolsek Kahu, AKP Sudirno kepada Bonepos.com, Senin, 30 Oktober 2017.

Sudirno menjelaskan, aksi percobaan bunuh diri itu dilakukan Aride di sebuah hutan, di dekat rumahnya. Bahkan sebelum kejadian, kotban sempat dicari oleh istrinya bersama warga lantaran sejak Sabtu, 28 Oktober, tidak pulang-pulang ke rumah.

Istrinya dibantu warga kampung melakukan pencarian pada hari Minggu 29 Oktober 2017, sekitar 16.30 Wita di hutan yang tak jauh dari kediaman korban. Saat itu werga sempat melihat korban di tengah hutan sendirian dengan memegang sebilah pisau.

Saat dipanggil, korban justru berlari masuk ke dalam hutan, dan tidak ditemukan lagi. Hingga pukul 22.00 WITA, korban tak kunjung ditemukan, warga pun melanjutkan pencarian pada keesokan harinya. (Hari ini -red).

"Tadi dia (korban) ditemukan oleh Tanuddin. Saat itu korban dalam kondisi telanjang sambil berjalan terpincang-pincang menggunakan tongkat kayu dengan luka cukup serius di bagian leher. Dibantu warga kemudian Tanuddin melarikan korban ke Puskesmas Kahu selanjutnya di rujuk ke RSUD Sinjai," ujarnya.

Lebih jauh, Sudirno menjelaskan, menurut keterangan Nurhayati, aksi nekat korban dilakukan diduga akibat depresi atas penyakit yang dideritanya selama ini. Dimana sejak hari Jumat lalu mengeluh sakit, dan selalu ingin keluar dari rumah.

Hingga berita ini diturunkan, saat ini korban tengah berada di RSUD Sinjai, untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya.

Penulis   : Ilham Iskandar
Editor     : Jumardi Ramling


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI