Kembalikan Kejayaan Budidaya Sutera Alam dan Industri, Ini yang Dilakukan Pemkab Soppeng

- Kamis, Oktober 12, 2017
advertise pemkab bone
Kembalikan Kejayaan Budidaya Sutera Alam dan Industri, Ini yang Dilakukan Pemkab Soppeng
Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak (FOTO: BONEPOS-NUR ALAM)
BONEPOS.COM, SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melakukan beragam upaya untuk mengembalikan Kejayaan Budidaya Sutera Alam dan Industri di Kabupaten Soppeng. Hal ini diungkapkan Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak saat ditemui sejumlah wartawan di Rumah Jabatannya, Kamis 12 oktober 2017.

Kaswadi menjelaskan, salah satu upaya kita saat ini telah tersedia posko Percepatan Pengembangan Sutera di Kecamatan Donri- donri. Posko tersebut bertujuan untuk percepatan penanaman Murbei yang menjadi pakan utama ulat sutera.

"Pada percepatan penanaman Murbei ini, masyarakat yang memiliki lahan dan ingin menanam murbei, bisa mengajukannya di Posko tersebut,Kalau punya lahan, masyarakat sisa mengajukan jika ingin menanam Murbei. Kita (Pemerintah, red) akan kerjakan pengolahan lahannya,"ungkap Kaswadi.

Dijelaskan dia, selain untuk mendukung kembalinya kejayaan Sutera di Soppeng, program percepatan penanaman Murbei ini adalah untuk antisipasi ketersediaan pakan ulat sutera, yang sebentar lagi Kabupaten Soppeng akan mengelolanya kembali.

"Bulan ini Bibit Ulat Sutera dari Cina yang selama ini jadi masalah bagi kita, akan datang. Izin sudah ada, sisa proses nantinya. Jadi kita sisa menunggu datang bibitnya," tutur Kaswadi.

HA Kaswadi Razak mengharapkan, agar budidaya sutera alam dan industri serat sutera kembali bisa dilakukan di Kabupaten Soppeng. Mengingat Soppeng pernah tercatat sebagai daerah penghasil benang sutera terbesar di Indonesia pada tahun 1960an dan mencapai puncaknya di tahun 1980-an hingga tahun 1990-an, dengan produksi mencapai 140 ton benang sutera pertahun.

Penulis   : Nur Alam Abra
Editor     : Jumardi Ramling
Meikarta