Pihaknya Dituduh Lakukan Pemerasan, Ketua LSM-GPPP Angkat Bicara

- Minggu, Oktober 01, 2017
advertise pemkab bone
BONEPOS.COM, SINJAI - Setelah mencuatnya pemberitaan terkait ungkapan kepala desa Muhammad Yusuf yang mengatakan adanya dua oknum LSM-GPPP yang mendatangi rumahnya di desa Alenangka sinjai selatan sabtu kemarin, akhirnya dibantah oleh ketua LSM-GPPP.
 
Andi Pangeran selaku ketua Gerakan Pemantau Pendidikan dan Pembangunan (LSM-GPPP) membantah adanya dua oknum anggotanya yang mendatangi rumah Muhammad Yusuf kepala desa Alenangka pada sabtu siang kemarin.
 
Menurut Andi Pangeran bahwa dua orang yang datang kerumah Muhammad Yusuf adalah oknum wartawan dan tidak ada kaitannya dengan Lembaga yang dipimpinnya.

"Jadi perlu saya tegaskan bahwa yang datang kerumah pak desa Alenangka Muhammad Yusuf bukan anggota LSM-GPPP, tetapi itu adalah anggota dari oknum Wartawan. Memang dia telah membawa bukti surat laporan dari LSM saya, karena kami memang telah bekerjasama melakukan investigasi atas pelanggaran tindak pidana pungutan liar pembayaran sertifikat Prona yang dilakulan oleh oknum kepala desa Alenangka Muhammad Yusuf," tegas Andi Pangeran.

Untuk itu, menurut Andi Pangeran bahwa laporan hasil temuannya tersebut akan segera dikirim ke Kapolres Sinjai.

"Saya juga tidak benarkan dan menyesalkan kalau anggota oknum wartawan itu minta uang. Namun, secara kelembagaan, saya akan segera melaporkan oknum kades Alenangka ke pihak kepolisian polres sinjai dalam waktu dekat ini. Saya punya bukti kuat, keluarga dan istri saya yang jadi korban pungutan liar pembayaran  sertifikat Prona yang dilakukan oleh Muhammad Yusuf," jelas Andi Pangeran.

Sementara itu, ZN oknum wartawan yang dikonfirmasi oleh Bonepos.com, membenarkan kedatangannya ke desa Alenangka dan ke rumah Muhammad Yusuf kepala desa Alenangka.
 
Menurut ZN, kedatangan dirinya di sana bukanlah kapasitas sebagai LSM-GPPP. Namun, kedatangannya sebagai anggota wartawan.

"Memang saya yang datang ke rumah kepala desa Alenangka pada hari Sabtu pak. Kami datang berdua untuk memberitahukan dan memperlihatkan serta sekaligus mengklarifikasi tentang pungutan liar pembayaran sertifikat Prona yang dipungut oleh kepala desa Alenangka Muhammad Yusuf. Adapun surat dari LSM-GPPP yang diketuai Andi Pangeran, kami menyampaikannya kepada pak Muhammad Yusuf." Jelas ZN.

"Antara LSM-GPPP dan media kami memang bekerjasama dalam bentuk investigasi terkait pungli pembayaran sertifikat Prona ini. Dan kami tidak pernah meminta dana seperti apa yang dikatakan Muhammad Yusuf ke Media bonepos. Justeru pak Yusuflah yang menyodorkan amplop kepada kami, tapi kami tidak mau terima dan kami tolak," tambahnya.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Rizal Saleem
Meikarta