Buka Workshop Kebhinekaan, Bupati Sinjai Ingatkan Bahaya Ancaman Dari Dalam

| 21 November 2017 | 14.34 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Bupati  Sinjai H Sabirin Yahya, S Sos membuka Workshop Pemantapan Ketahanan Nasional, Kebhinnekaan yang Berkarakter dan Berkearifan Lokal, Selasa 21 November 2017.
BONEPOS.COM, SINJAI - Bupati  Sinjai H Sabirin Yahya, S Sos membuka secara resmi acara Workshop Pemantapan Ketahanan Nasional, Kebhinnekaan yang Berkarakter dan Berkearifan Lokal yang bertempat di Aula Hotel Rofina, Sinjai, Selasa 21 November 2017.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Sinjai Utara, Forum Kerukunan Beragama, Forum  Pembauran Kebangsaan, Ormas, Unsur Pelajar SMA sederajat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kapolres Sinjai, selaku narasumber memaparkanateri dengan judul Kesadaran Hukum. Kuga Dandim 1424 Sinjai dengan materi berjudul Keutuhan Wilayah NKRI Pada Era Globalisasi Dalam Perspektif Bela Negara. Kemudian, Kajari Sinjai dengan materi berjudul Kedudukan Hukum dan HAM Warga Negara. Selanjutnya Kepala kantor Kesbangpol dengan materi berjudul Pilar-pilar Kebangsaan , dan yang teakhir DrHermansyah MRD dengan materi berjudul Kebhinekaan Yang Berkarakter dan Berkearifan Lokal.

Panitia Pelaksana Hj Irawati Manam, saat melaporkan tujuan dilaksanakannya acara tersebut, menuturkan bahwa pelaksanaan workshop tidak lain untuk membentuk kader ketahanan nasional yang menjamin keutuhan negara dalam kebinnekaan sebagai perwujudan bangsa yang majemuk dan menjadikan kearifan  lokal sebagai identitas, bentuk dan ciri kedaerahan yang terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Bupati Sinjai dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini tantangan meningkatkan ketahanan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI semakin kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius dari semua anak bangsa.

"Di sisi lain permasalahan yang dihadapi dalam negeri sebagai negara yang luas wilayahnya, besar jumlah penduduknya dan kaya sumber daya alamnya maka Indonesia menjadi sasaran dari luar yang ingin mempengaruhi dan bahkan menguasai negara kita ini." Jelasnya.

"Ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam negeri. Pelemahan dari dalam negeri dapat berwujud dalam berbagai bentuk dan perilaku destruktif sampai konflik antar kelompok dan golongan. Di sinilah peran kita sebagai anak bangsa dituntut untuk mampu dan tangguh dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara." Tutupnya.

ADVERTORIAL

Editor     : Risal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI