NasDem Minta Menteri Susi Cabut Larangan Penggunaan Cantrang

| 4 November 2017 | 13.26 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
NasDem Minta Menteri Susi Cabut Larangan Penggunaan Cantrang
Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Irma Suryani Chaniago (FOTO:ISTIMEWA).

BONEPOS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mencabut peraturan yang melarang nelayan menangkap ikan menggunakan cantrang. Menurut Irma, aturan tersebut merugikan nelayan karena berdampak pada para nelayan yang tak bisa melaut.

"Hal ini dilakukan dengan memberikan program padat karyawan kepada nelayan agar kondisi sosial ekonomi mereka tidak terganggu akibat program alih teknologi penangkapan ikan tersebut," kata Irma di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat 3 November 2017 kemarin.

Menurut Irma, di satu sisi, Menteri Susi ingin menjaga habitat laut Indonesia agar kasus laut Arab yang dieksploitasi secara besar-besaran dan berdampak terhadap habitat dan habisnya ikan di laut tersebut tidak terjadi di Indonesia.

Namun, kasus tersebut tidak bisa serta merta dijadikan pijakan pengambilan keputusan tanpa lebih dulu melalukan mitigasi yang komprehensif, baik terhadap dampak lingkungan jangka panjang maupun dampak sosial ekonomi nelayan Indonesia.

"Bahwa program pemerintah jangka panjang harus juga mengedepankan solusi jangka pendeknya. Tidak boleh menafikan resiko jangka pendek terhadap kondisi sosial ekonomi nelayan Indonesia yang berjumlah lebih dari 5 juta jiwa," tegas Irma.

Irma pun mewanti-wanti Menteri Susi agar melakukan tiga hal terkait penerapan program jangka panjang menjaga habitat laut dengan melarang nelayan menggunakan cantrang. Pertama, nelayan harus diberikan pendampingan dan bantuan modal ringan ke untuk mengganti alat tangkap cantrang ke alat tangkap yang ramah lingkungan.

Kedua, nelayan harus diberikan waktu untuk tahap peralihan langkah demi langkah sehingga tidak mengganggu kesejahteraan mereka. Dan ketiga, pemerintah harus memberikan program bantuan teknologi budidaya agar mereka tetap bisa mendapatkan penghasilan layak tanpa harus merusak habitat laut.

"Selama ini yang merusak dan mengeksploitasi laut Indonesia itu kapal-kapal asing pencuri ikan, kalau nelayan kita yang melaut dengan kapal sederhana, saya kira jauh dari mengeksploitasi laut Indonesia," tegasnya.

Penulis   : Ilham Iskandar
Editor     : Risal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI