Orari Lokal Sinjai Beri Bantuan Kepada Warga Penyandang Disabilitas

| 25 November 2017 | 20.17 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
BONEPOS.COM, SINJAI -Kepedulian segenap pengurus Organisasi Amatir Radio (ORARI) lokal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, terhadap salah satu penyandang Disabilitas yang bernama Rosma, patutlah menjadi contoh bagi pihak yang berwenang.

Kunjungan yang dilakukan oleh segenap pengurus Orari sinjai ke rumah Rosma lantaran merasa prihatin dengan kondisi tempat tinggal Rosma yang sudah tidak layak huni.

Rosma adalah salah satu warga Dusun Kampung Baru Desa Balampesoang Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. Ia mengalami keterbelakangan mental atau penyandang Disabilitas yang mengalami kebutaan.

Rosma yang tinggal sendiri disebuah gubuk yang jauh dari pemukiman penduduk tersebut, disinyalir tidak pernah mendapat bantuan sosial dari pemerintah setempat. Sehingga dengan kondisinya yang mengalami kebutaan itu, sangat memprihatinkan.

Menurut Kordinator Orari wilayah sinjai selatan, Andi Halilintar (YD 8 AHL), bahwa bantuan yang diberikan kepada Rosma tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pengurus Orari Sinjai terhadap Rosma, yang mana bersangkutan juga sangat aktif di 2M band.

"Kami beserta segenap pengurus Orari lokal sinjai sangat peduli terhadap keadaan dan kondisi rekan kami Rosma. Selain mengalami kebutaan, rumah tempat tinggal beliau sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak huni. Sehingga kami bersama rekan-rekan pengurus dan anggota Orari berinisiatif membantu beliau untuk membenahi tempat tinggalnya," kata Halilintar.

Lanjut Andi Halilintar kepada bonepos.com, bahwa semoga selain dari pihaknya, ia juga berharap ada pihak lain yang ingin membagi rezekinya dan memberi bantuan kepada Rosma.

"Alhamdulillah, selain berupa sumbangan dana, kami juga bersama rekan-rekan Orari sinjai sudah membantu untuk pengadaan Tripleks, Balok, dan Cat. Ini wujud kepedulian kami terhadap Rosma, warga freq 144-380 Mhz," jelas Halilintar.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Risal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI