Sempat Tertahan Beberapa Hari di Irak, Jenazah Arsyad Akan Dipulangkan ke Tanah Air

| 5 Desember 2017 | 20.47 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Almarhum Muh Arsyad.
BONEPOS.COM, SOPPENG - Pemerintah akan segera memulangkan jenazah ABK kapal asal Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng Sulsel Muh Arsyad (47) yang meninggal dunia dan tertahan di Baghdad Irak beberapa waktu lalu.

Dalam waktu dekat setelah semua proses administrasi selesai, jenazah akan dipulangkan ke Desa Timusu, Soppeng dan langsun dikebumikan.

Hal tersebut diutarakan oleh pihak KBRI, Irak Arif Rahmadan yang dihubungi WhatsApp.

Menurut Arif, ada beberapa kendala, sehingga jenazah almarhum Muh Arsyad terlambat dipulangkan. Salah satunya adalah sertifikat kematian.

"Pihak KBRI terus berupaya dan sudah ada kabar terkait dengan sertifikat kematian yang akan segera dikeluarkan."

Lanjut Arif, "karena hari ini akan dijadwalkan sidang di pengadilan untuk terkait proses keluarnya sertifikat kematian dan begitu pula pihak asuransi".
Istri almarhum bersama ketiga buah hati.

“Jika segala proses administrasinya selesai, maka bisa saja malam ini Jenasah almarhum diterbangkan ke Indonesia karena kami sudah hubungi juga pihak bandara,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, salah sworang warga kabupaten Soppeng, asal Desa Timusu, kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan Muh Arsad 40 tahun dikabarkan meninggal dunia saat berlayar pada 21 November 2017.

Dari informasi yang dihimpun, Almarhum bekerja sebagai anak buah kapak (ABK) pada salah satu kapal dibawah naungan PT Amas Samudera Jaya.

"Almarhum meninggal saat kapal yang ditumpanginya tiba di salah satu negara, yakni Irak" ujar salah seorang kerabat korban, Firdaus, Senin, 4 Desember 2017.

Penulis   : Nur Alam Abra
Editor     : Risal Saleem
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI