oleh

Diduga Lakukan Pungli, Ketua Komite SMA 1 Bone Dilaporkan ke Polisi

-Bone, Headline-2.915 views

BONEPOS.COM, BONE – Ketua Komite Siswa SMA (SMA) Negeri 1 Bone, Syarifuddin Majid resmi dilaporkan ke pihak Kepolisian Resor (Polres) Bone, oleh sekretarisnya, Andi Kadir, lantaran diduga telah melakukan pungutan liar (pungli). Rabu 7 Februari 2018.

Hal ini diungkap oleh Andi Kadir kepada Bonepos.com setelah melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, menurutnya hal tersebut dilaporkan karena adanya indikasi penyalahgunaan wewenang oleh Ketua Komite SMAN 1 Bone Syarifuddin Majid.

BNNK BONE

“Saya heran, kenapa tiba-tiba ada surat edaran yang dikeluarkan oleh pihak komite tanpa ada koordinasi dengan saya selaku sekretaris Komite SMAN 1 Bone, apalagi surat edaran tersebut dalam bentuk sumbangan sukarela yang diminta kepada setiap siswa dan sudah ada beberapa yang telah membayar”.kata Andi Kadir

Lanjut Ketua Ikatan Jurnalis Bone ini juga menuturkan bahwa, ketika hal tersebut dilakukan tanpa ada koordinasi darinya maka menurutnya hal ini dapat terindikasi pungutan liar yang diduga dilakukan oleh Ketua Komite SMAN 1 Bone.

“Ketika memang hal ini ada koordinasi dengan saya, maka saat itupula regulasi tersebut akan saya tolak ketika tidak melalui mekanisme yang dimana menghadirkan orang tua siswa dalam membahas terkait sumbangan sukarela tersebut terhadap siswa,”tuturnya

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Bone,  Syarifuddin Majid yang dikonfirmasi Bonepos.com melalui telepon selulernya membantah akan adanya dugaan pungli yang diklaim oleh sekretarisnya, karena menurutnya tidak ada keterlibatan komite dalam sumbangan secara sukarela tersebut.

“Yang buat acara itu sekolah untuk sosialisasi kepada orang tua murid terhadap anaknya yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), untuk menunjang fasilitas atau sarana yang mau mengikuti ujian,” tuturnya.

Dijelakannya lagi “Orang tua berdiskusi dan sepakat untuk memberikan sumbangan sukarela tersebut, dan sumbangan itu bervariasi serta tidak ada patokan,” jelasnya

 

Penulis : Iwan Taruna

Komentar

News Feed