oleh

KPU Bone Bikin Umar-Madeng dan Pendukungnya Gigit Jari. Begini Ceritanya

-Politik-3.897 views

BONEPOS.COM, BONE – Pilkada Bone, kembali memanas. Setelah Paslon jalur independen Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang bersama pendukungnya menyambangi Kantor KPU Bone, Jumat siang 16 Februari 2018.

Para rombongan yang ditaksir berjumlah puluhan orang tersebut hendak menyampaikan aspirasinya terkait adanya dugaan kecurangan dalam proses verifikasi faktual di tingkat Desa/Kelurahan.

BNNK BONE

Namun sayang, Umar-Madeng bersama pendukungnya terpaksa pulang. Dikarenakan, KPU Bone, tidak mau menerima “tamu” di hari raya.

Baca Juga: Ditunjuk Sepihak, Sejumlah Warga Menolak Jadi LO Umar-Madeng

Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah menjelaskan, KPU tidak bisa menerima aspirasi pada hari raya, dan kebetulan hari ini bertepatan tahun baru Imlek. Sehingga, Kalau memang mau menyampaikan aspirasi, sebaiknya Sabtu, 17 Februari, besok.

“Kami (KPU Bone) tidak bisa menerima aspirasi di hari raya nasional. Hari ini, gong xi fa cai. Ada Undang-Undang yang mengatur dalam penyampaian aspirasi, yakni Undang-Undang nomor 16 tahun 1998, pasal 9 ayat 2,” terang Aksi.

Adapun Ketua tim Umar-Mappamadeng, Muhammad Naim menegaskan, pihaknya merasa dirugikan, atas apa yang dilakukan KPU Bone.

Disampaikan Naim, tim Umar-Madeng memiliki data dan laporan atas LO/tim desa yang merasa diintimidasi selama verifikasi faktual.

Bukan itu saja, Naim berujar, ada beberapa LO Umar-Madeng ditolak oleh PPS.
“Dengan alasan, yang bersangkutan tidak tercantum di SK tim paslon atau bukan warga daerah setempat,” tandasnya.

Penulis : Jumardi Raming

Komentar

News Feed