oleh

Komnas PA Minta Pelaku Pemerkosaan Siswi SD di Bone Dihukum Seumur Hidup

-Bone, News-3.140 views

BONEPOS.COM, JAKARTA – Kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa HI, 9 tahun, siswi Sekolah Dasar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendapat perhatian khusus dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, pelaku Kekerasan seksual seksual yang dilakukan oleh TP 60 tahun, RB 65 tahun dan seorang remaja TM 13 tahun, harus dimintai pertanggungjawaban hukum yang berkeadilan bagi korban.

BNNK BONE

“Pelaku harus dijerat dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penerapan PERPU Nomor 01 Tahun 2016 dengan pidana pokok dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun dan pidana maksimal 20 tahun,” kata Arist kepada Bonepos.com, Sabtu, 17 Februari 2018, petang tadi.

Baca Juga: Dua Pria Paruh Baya dan Seorang Remaja di Bone Perkosa Siswi SD

Bahkan lanjut Arist, Kakek RB dan TP dapat dikenakan pidana tambahan dengan ancaman seumumur hidup, mengingat peran keduanya yang seharusnya menjadi sosok pelindung bagi korban, malah justru melakukan perbuatan yang menjijikkan.

“Untuk pelaku TM, mengingat masih usia remaja, TM dapat diancam dengan pidana maksimal 10 tahun dan atau saksi sosial dan ditempatkan di Rumah Pembinaan Kesejahteraan Sosial. Untuk peristiwa ini tidak ada kata damai terhadap kekerasan seksual,” tegas Arist.

Disisi lainnya, Komnas PA juga mengapresiasi guru korban yang telah tanggap dan berinisiatif bersama orang tua korban melaporkan kekerasan seksual tersebut kepada pihak Polres Bone. Demikian juga, Komnas PA mengucapkan terima kasih atas langkah cepatnya Polisi untuk menangkap dan menahan terduga pelaku.

“Kami mengaresiasi kinerja Polisi di Bone yang dengah cepat dapat menangkap terduga pelaku. Selanjutnya untuk memulihkan trauma bagi korban, sudah sepatutnya Dinas PPPA dan P2TP2A memberikan pendampingan psiko sosial dan layanan medis bagi korban,” tambahnya.

Sedangkan untuk keberlanjutan pendidikan korban, lanjut Arist, Komnas PA meminta dan mendorong Kepala Sekolah atas dukungan Dinas Pendidikan Bone untuk mengupayakan langkah-langkah perlindungan atas hak pendidikan korban dan kemungkinan terjadinya stikmatisasi.

Seperti yang diketahui, pada Jumat 16 Februari 2018 kemarin, Polisi telah menangkap tiga orang tersangka pelaku tindak kekerasan seksual terhadap HI. Masing-masing TP 60 tahun, RB 65 tahun dan seorang remaja berumur 13 tahun yakni, TM, warga jalan Sungai Limboto, Kelurahan TA, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Penulis : Ai Parenrengi

Komentar

News Feed