oleh

Laskar Merah Putih Siapkan Strategi Menangkan DIAmi IYL-Cakka

-Politik-1.209 views

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) kembali mempertegas keteguhannya mendukung pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel dan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) di Pilkada Makassar.

Penegasan itu menyusul sikap Kerjasama yang baik antara Markas Daerah (Mada) LMP Sulsel dan Markas Pusat LMP untuk menunjuk Ketua pelaksana tugas (Plt) sementara, Sofyan M Quillem menggantikan Irwan Adnan selama proses Pilkada serentak 2018 berlangsung.

BNNK BONE

Selain karena status Irwan Adnan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar sehingga tidak dibenarkan terlibat dalam politik praktis. Dia juga tidak dibenarkan untuk memberikan instruksi keberpihakan dalam event politik.

Atas dasar ini, sehingga Irwan Adnan akan digantikan selama 6 bulan ke depan. Sekaligus untuk memberikan pendidikan demokrasi yang sehat.

Plt Ketua terpilih, Sofyan M Quillem mengatakan, pasca dirinya diberikan kepercayaan menjabat sebagai Plt, sesuai Surat Keputusan (SK) Markas Pusat, per tanggal 15 Februari lalu, dia langsung melakukan koordinasi dengan pengurus teras untuk memassifkan agenda pemenangan calon jagoannya.

“Sebenarnya kami sudah bicarakan bersama Panglima dan jajaran kami untuk strategi kami untuk mendukung Ketua Dewan Pembina (Ichsan),” kata Sofyan, Selasa Februari 2018.

Dia mengaku sudah menginstruksikan kepada semua kader dan pengurus LMP se-Sulsel untuk bergerak memenangkan pasangan yang menggunakan tagline “Bersama Membangun Sulsel” itu. Meski demikian, dia mengaku, sebagai Ormas tidak lupa tetap melakukan kerja-kerja sosial kemasyarakatan.

Selain Pilgub, dia juga mengaku melakukan hal yang sama untuk memenangkan pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) di Pilwali Makassar.

Sementara itu, Irwan Adnan mengatakan, pergantian sementara ini atas komunikasi Mada LMP Sulsel dan Markas Pusat. Alasannya, karena nanti tidak bisa dipisahkan antara jabatannya sebagai Ketua Ormas dan status ASN.

“Sehingga Ketua Umum kita membuat suatu kebijakan yang mana telah menonaktifkan saya, selama kurang lebih 6 bulan dari Ketua Mada Laskar Merah Putih,” ucapnya.

Adapun tujuannya adalah, memberikan pembelajaran kepada semua orang yang berkepntingan, pembelajaran demokrasi dan tidak berkonflik pada kepentingan-kepentingan tertentu.

“Dan saya telah menerima itu, jadi tidak akan lagi mencampuri urusan kebijakan LMP sampai saya diaktifkan kembali,” tandasnya

Komentar

News Feed