oleh

Akun Penyebar Konten Hoaks Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri

-News-814 views

BONEPOS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon secara resmi melaporkan sejumlah akun penyebar konten hoaks di media sosial ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Terdapat tiga akun media sosial yang dilaporkan dengan dugaan telah menyebarkan konten hoaks, yaitu @anandasukarlan, @makLambeTurah dan @stlaSoso1.

“Demi menegakkan hukum dan keadilan, termasuk menegakkan sistem dalam sistem komunikasi di media sosial kita, saya melaporkan akun atas nama Ananda Sukarlan dan akun lain terkait pemberitaan yang sama,” ungkap Fadli di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 2 Maret 2018 sore dilansir portal DPR RI.

BNNK BONE

Fadli mengatakan, pelaporan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan hoaks atau informasi bohong yang menyesatkan masyarakat dengan tujuan tertentu. Apalagi saat ini tahun politik, sehingga tak dipungkiri berbagai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sengaja disebarkan untuk mengredasikan suatu partai politik maupun tokoh tertentu.

“Jadi ini pembelajaran buat kita, supaya masyarakat juga tahu ada batasan dimana ada UU yang telah mengatur lalu lintas kita di dalam berkomunikasi dan bermedia sosial. Kami ingin secepatnya dilakukan proses hukum dan keadilan bisa ditegakkan,” sambungnya.

Dalam laporannya, Fadli menilai Ananda Sukarlan, selaku pemilik akun @anandasukarlan, telah menyebar foto hoaks di media sosialnya, dengan keterangan Fadli bersama Ketua Umum Gerindra disebut sedang makan bersama seseorang yang dituding sebagai admin Muslim Cyber Army (MCA).

Fadli menjelaskan, oknum yang dimaksud adalah seorang pria bernama Eko Hadi. Ia datang dari Madiun ke Jakarta sebagai bentuk realisasi dari nazarnya terkait kemenangan Anies – Sandi dalam pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kita menyambut dia, dan kita ajak makan. Jadi jelas, Eko tidak terkait dengan pelanggaran hukum tertentu dan ini disebarluaskan. Hoaks dan penyebaran fitnah dihentikan dan jangan sampai ada tebang pilih,” lanjut Fadli.

Politisi F-Gerindra ini berharap, dengan laporannya ke Bareskrim Polri, para penyebar hoaks bisa segera ditindak, sehingga bisa menimbulkan efek jera bagi oknum yang sengaja menyebarkan berita fitnah.

“Kalau kita mau memberantas hoaks di media sosial, ya harus semua. Jangan hanya pada salah satu pihak saja. Saya harap, Kepolisian segera menindaklanjuti dan memproses, karena masyarakat melihat. Kita ingin polisi professional sebagai alat penegak hukum, bukan order penguasa,” terangnya.

Dalam laporannya, Fadli turut melampirkan bukti terkait dugaan penyebaran berita hoaks berupa tangkapan layar (screenshot) tautan dari berita tersebut yang sudah viral di media. “Jangan menuduh-nuduh, apalagi melabelkan agama. Karena akan memecah persatuan kita,” tandasnya. [#]

Komentar

News Feed