oleh

Soal Sergab, Begini Penjelasan Dandim 1423 Soppeng

-Soppeng-1.228 views

BONEPOS.COM, SOPPENG – Dalam rangka untuk mengisi cadangan beras, pemerintah Kabupaten Soppeng bersama dengan pihak Kodim 1423/Soppeng resmi memberlakukan sistem buka tutup perbatasan agar beras yang ada di Soppeng tidak keluar ke daerah lain, atau diistilahkan Serap Gabah Petani (Sergap).

“Sistem buka tutup perbatasan bukan sebagai bentuk menekan harga gabah namun untuk mengarahkan gabah hasil petani Soppeng ke Mitra Bulog Soppeng,” ungkap Dandim 1423/Soppeng Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, Kamis, 8 Maret 2018.

BNNK BONE

Dandim menyebutkan, saat ini harga gabah di tingkat petani di Soppeng berada di kisaran Rp.4500 hingga Rp.4600 per kilogramnya. Sedangkan kisaran harga di penggilingan Mitra Bulog Soppeng sendiri berkisar Rp.4800 per kologram.

“Program Sergap berpatokan dengan harga tersebut dalam artian tidak menurunkan harga dan beras tersebut nantinya untuk mengisi target Bulog Soppeng yaitu 15.000 ton beras,” tegasnya.

Sementara itu, terkait bantuan Kementan kepada petani seperti Pupuk yang harga Rp.275.000 akan disubsidi oleh Pemerintah menjadi Rp.90.000. Sedangkan bantuan bibit yang seharga Rp.10.000 disubsidi menjadi Rp.2500 ditambah lagi adanya alat-alat bantuan pertanian dari Dinas Pertanian.

“Sekali lagi menekankan bahwa harga gabah tetap tinggi sehingga petani tidak dirugikan dan itu bisa dicek ditingkat petani,”jelasnya

Untuk lanjut Dandim, pihaknya berharap kepada masyarakat jangan terbawa issue-issue diluar atau pun lewat media sosial yang tidak bertanggung jawab, terkait adanya program Sergap.

Penulis : Nur Alam Abra

Komentar

News Feed