oleh

WIB Soal Kuasa Hukum Umar – Madeng

-Bone-1.921 views

BONEPOS.COM, BONE – Ketua Umum Wartawan Independen Bone (WIB) Azran Achyl menyikapi kuasa hukum Umar Madeng Abdullah Mahir yang menyebutkan Media lokal di Bone diduga sudah dibeli oleh Petahana dengan nilai 8 Milliar

Azran tidak tanggung-tanggung “menantang” Abdullah Mahir, untuk semua perkataannya melalui status akun Facebooknya itu mampu ia buktikan yang dinilai melukai profesionalisme media dan wartawan.

BNNK BONE

Selaku Ketua WIB Kabupaten bone, pihaknya meminta Abdullah Mahir tidak Asal membuat status di Medsos. Apalagi menyebut salah satu wartawan media yang sudah melakukan wawancara namun beritanya tidak muncul karena sudah diblok oleh pimpinannya.

“Ini perlu diklarifikasi, tentu sebagai orang yang berpendidikan seperti pak Abdullah Mahir tidak serta merta membuat status seperti itu di media sosial. Dan lebih tidak etis lagi ketika status pak Abdullah Mahir menyebutkan bahwa setelah diwawancarai oleh salah satu wartawan tapi beritanya tidak muncul karena dianggapnya sudah diblok oleh pimpinannya. Ini tentu perlu pembuktian,” ungkap Azran Jumat 9 Maret 2018.

Selain itu Azran Achyl menegaskan bahwa dengan adanya polemik ini, tentu WIB tidak akan tinggal diam. Demi untuk menjaga nama baik Media yang ada di bone, maka ia akan segera komunikasikan dengan teman-teman Jurnalis yang ada di Bumi Arung Palakka.

“Ini perlu disikapi, dan saya selaku ketua WIB akan segera melakukan kordinasi dengan teman-teman media yang ada di bone. Mengenai apa langkah kami selanjutnya, sebaiknya ditunggu saja hasil kordinasinya,” kata Asran Achyl.

Secara terpisah, Abdullah Mahir yang dihubungi bonepos.com, mencoba menjelaskan apa yang ditulis di akun Facebook miliknya itu semua hanya sebatas dugaan saja.

Namun tulisannya soal dugaan adanya media lokal bone yang dibeli oleh Petahana senilai 8 Milliar diakuinya berasal dari seorang wartawan yang bernama Andi Haedar.

“Status yang saya tulis di akun facebook saya itu hanya dugaan saja. Saya ini tinggalnya bukan di bone, tentu saya tidak tahu apa-apa terkait hal ini. Dan perlu saya jelaskan bahwa informasi tersebut saya dengar dari anggota wartawan juga, namanya Andi Haedar. Dan menurut Andi Haedar ke saya bahwa informasi itu juga dia peroleh dari Anwar Marjan, seperti itu ndi sebenarnya,” kata Abdullah Mahir.

Penulis : Suparman Warium

Komentar

News Feed