oleh

Tokoh Lintas Profesi Hingga Politisi Demokrat “Kompak” Tolak Wacana Revisi UU No 22 Tahun 2009

-Bone-1.511 views

BONEPOS.COM, BONE – Rencana adanya revisi Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 diwarnai penolakan dari berbagai elemen lintas profesi, lantaran dianggap tidak esensial. Pernyataan penolakan itu ‘kompak’ disampaikan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga legislator di Bumi Arung Palaka, julukan kota Watampone.

Anggota Komisi III DPRD Bone, H Kahar mengungkap, bahwa revisi undang-undang tersebut dianggap tidak perlu karena model revisi dengan alasan tidak esensial. Menurutnya, dalam melakukan sebuah revisi itu harus betul-betul konkrit apa yang menjadi landasan sosiologinya.

BNNK BONE

“Kalau pendapat saya sebagai legislator yang selalu berkecimpung dalam dunia pembentukan peraturan dalam merubah peraturan, dan saya mengatakan bahwa itu tidak penting untuk diadakan revisi, Kenapa tidak, ada hal yang sifat urgent yang menjadi alasan untuk melakukan revisi,” tegasnya, Rabu 11 April 2018 dalam obrolan warung kopi disalah satu warkop di Bone.

Lebih jauh Politisi Fraksi Demokrat ini menegaskan, bahwa revisi itu tidak penting. Jangan sampai kata Kahar, hanya gara-gara dorongan kelompok sehingga semua aturan di Indonesia ini bisa diobok-obok begitu saja.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bone, AKP Muh Yusuf yang turut hadir dalam kegiatan menanggapi hal tersebut bahwa wacana revisi undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan undang undang nomor 22 tahun 2009, pihaknya dari kepolisian menganggap bahwa hal itu juga tidak penting.

“Ini tidak perlu direvisi karena di dalam PP dan permenhub 108 tahun 2017 ini sudah tertera tentang angkutan umum di luar trayek dalam hal ini angkutan online,” tegasnya.

Terpisah, Pakar Hukum Tata Negara, Prof Dr Nurul Qomar yang dihubungi melalui via selulernya, mengatakan jika undang-undang itu tidak mendesak, maka tidak perlu dilakukan revisi jika bukan menjadi perinsip kebutuhan mendasar.

“Jangan dengan mudah merubah undang-undang hanya karena kepentingan lain segelintir orang yaitu pengusaha pengusaha di bidang angkutan online,” ungkapnya.

Penulis : Ilham Iskandar

Komentar

News Feed