Mahasiswa Arkeologi Unhas Eksplorasi Jejak Peradaban Purba di Bontocani Bone

Kegiatan ini bersifat eksploratif dan mengedepankan metode penjelajahan atau survey pada landscape yang ada di kawasan karst bontocani, ujar Agus Hendra, selaku presiden Kaisar periode 2017-2018( jumat, 20 april 2018).

Kegiatan ini akan dijalankan pada tanggal 23 april – 2 mei 2018 (10 hari), jika tidak terkendala dalam pendanaan, administrasi, maupun perlegkapan. Tambahnya.

Nurhelfiah sebagai salah satu perancang kegiatan menuturkan mengenai tujuan dan manfaat kegiatan yang diarahkan untuk memperkaya referensi metodologi dalam kegiatan lapangan, serta ditujukan untuk memperbanyak data lapangan yang diperuntukkan untuk kajian keilmuan, dalam hal ini adalah ilmu Arkeologi itu sendiri, sedangkan manfaat dari kegiatan adalah untuk memberikan informasi baru bagi arkeologi khususya dan sebagai rekomendasi untuk pemerintah daerah bontocani dalam pengembangan sumberdaya budaya.

Kegiatan tersebut akan melibatkan 9 mahasiswa arkeologi yang kemudian dibagi kedalam dua tim sesuai dengan tugasnya masing-masing yaitu 6 orang akan fokus kepada pengumpulan data terkait isu yang akan dieksplor dan 3 orang lainnya akan melakukan pendokumentasian kegiatan. Hasil dari kegiatan tersebut akan berupa laporan dan film semi dokumenter. Tuturnya lagi.

Kegiatan ini didukung oleh beberapa pihak terkait seperti masyarakat Kecamatan Bontocani, Universitas Hasanuddin, Lima Desain, Balai Arkeologi Sulawesi Selatan, dan Balai Pelestarian dan Cagar Budaya Sulawesi Selatan.

Selanjutnya 1 2 3