oleh

FOKAL IMM Banten Sebut Desmond Politisi Tak Paham Sejarah

-News-400 views

BONEPOS.COM, JAKARTA – Pendapat Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J Mahesa yang mengatakan Amien Rais adalah Pecundang, menuai kritik dari banyak kalangan, diantaranya datang dari Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Banten.

Desmond dinilai berbahaya akibat tidak menjaga lisannya sebagai Public Figure, terlebih penghinaan tersebut ditujukan kepada Amien Rais yang kental dijuluki sebagai Bapak Reformasi. Bahkan kalangan muda dari Muhammadiyah banyak mengecam Deamond, mengingat Amien Rais adalah tokoh sekaligus mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

BNNK BONE

“Desmond terlalu angkuh menilai seseorang, terlebih ditujukan kepada seorang tokoh. Orang di luar Indonesia saja tahu tentang sepak terjang Amien Rais pada saat gerakan Reformasi 98. Sangat aneh jika Desmond tidak paham sejarah perjalanan bangsanya sendiri. Sebaiknya kalau dia malas membaca sejarah, bisa menyimak video reformasi 98,” kata Ketua FOKAL IMM Banten, Solihin Abas, yang juga mantan aktivis 98, Kamis 10 Mei 2018.

Menurut Solihin, jika Desmond tidak segera meminta maaf kepada publik atas penghinaannya kepada Amien Rais, akan menuai kegaduhan terutama dikalangan angkatan muda Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Kata “Pecundang” yang dialamatkan kepada Amien Rais oleh Desmond akan menjadi bola salju jika tidak ada permohonan maaf dari Desmond. Selebihnya, Desmond dinilai hanya membalikan fakta untuk mendapat perhatian publik dengan cara kuno.

“Sebetulnya apa yang telah diperbuat oleh Desmond untuk negeri ini? Selaku anggota DPR RI saja tidak nampak capaiannya di Banten, lalu dia mengaku pahlawan 98 dengan cara mengolok-olok Amien Rais yang jelas perjuangannya dicatat sejarah,” kata Solihin.

Dampak dari perbuatan Desmond, FOKAL IMM Banten menilai bahwa Desmond telah menyakiti eks aktivis 98, karena telah mendeskriditkan salah seorang tokoh reformasi, hal itu seolah gerakan Reformasi 98 bukan sebagai perjuangan bersama rakyat Indonesia, yang tentu di dalamnya ada peran besar dari seorang Amien Rais. (*)

Komentar

News Feed